kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.043
  • EMAS656.000 -0,23%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

India memprotes penangkapan 129 pelajar korban universitas palsu di Amerika Serikat

Minggu, 03 Februari 2019 / 15:02 WIB

India memprotes penangkapan 129 pelajar korban universitas palsu di Amerika Serikat
ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - DETROIT. Sebanyak 129 pelajar asal India ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat. Pemerintah India merespons dengan melakukan protes diplomatik ke Amerika Serikat terkait universitas palsu.

Dilansir dari BBC, India melakukan protes terkait University of Farmington yang diiklankan berada di negara bagian Michigan. Perguruan tinggi tersebut disebut sebagai unitversitas palsu yang telah memakan korban pelajar asal India.


Jaksa penuntut di AS mengatakan para pelajar yang mendaftar tersebut telah mengetahui soal potensi penipuan tersebut. Namun, pejabat India mengatakan para siswa mungkin telah ditipu.

Pada hari Sabtu, kementerian urusan luar negeri India mengirimkan nota protes kepada kedutaan besar AS di Delhi. Seraya menyatakan keprihatinan atas penangkapan dan menuntut akses konsuler kepada pra pelajar tersebut.

"Kepedulian kami terhadap martabat dan kesejahteraan para siswa yang ditahan dan kebutuhan akan akses konsuler segera kepada para tahanan," kata kementerian itu.

"Kami telah mendesak pihak AS untuk berbagi perincian lengkap dan pembaruan informasi terkait para siswa dengan pemerintah. Selain itu untuk membebaskan mereka dari penahanan dan tidak menggunakan deportasi yang bertentangan dengan keinginan mereka," tambah pernyataan tersebut.

Universitas palsu ini mengiklankan biaya kuliah sebesar US$ 8.500 dalam setahun untuk program sarjana. Sementara untuk mahasiswa pascasarjana biayanya sebesar US$ 11.000 setahun.

Namun dokumen pengadilan yang dirilis pekan lalu justru menunjukkan bahwa karyawan University of Farmington agen badan imigrasi yang menyamar. Fasilitas palsu itu didirikan pada tahun 2015 untuk mencoba menangkap warga negara asing yang pada awalnya melakukan perjalanan ke AS dengan visa pelajar dan ingin tinggal di negara tersebut.

Kejadian Ini pertama kali terjadi. Pada 2016, 21 orang ditangkap setelah agen imigrasi terkait perguruan tinggi palsu brnama University of Northern New Jersey. Sebagian besar warga negara asing yang terlibat dalam skema itu berasal dari China dan India.


Sumber : BBC
Editor: Tendi
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Terpopuler
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0490 || diagnostic_web = 0.3434

Close [X]
×