Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Bagi The Fed, dampaknya dapat berupa jeda panjang dalam perubahan kebijakan suku bunga yang saat ini berada pada kisaran 3,50%-3,75% sejak Desember. Hal ini menghentikan ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan, sekaligus menyulitkan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, untuk menurunkan suku bunga seperti yang diharapkan Presiden Donald Trump.
Meski Musalem dan Goolsbee saat ini bukan anggota pemungutan suara di komite kebijakan suku bunga, komentar mereka menunjukkan adanya pergeseran pemikiran di “pusat” The Fed menuju kemungkinan bahwa kenaikan suku bunga bisa diperlukan untuk meredam risiko inflasi, sebagaimana disampaikan Ketua The Fed Jerome Powell.
Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi acuan target inflasi The Fed, naik menjadi 3,5% pada Maret dari 2,8% pada bulan sebelumnya. Sementara inflasi inti (core) naik menjadi 3,2% dari 3,0% pada Februari.
Indeks harga konsumen (CPI) untuk April yang akan dirilis pekan depan diperkirakan menunjukkan percepatan lebih lanjut.
Laporan ketenagakerjaan AS untuk April yang dijadwalkan rilis Jumat diperkirakan menunjukkan tingkat pengangguran tetap 4,3%, berdasarkan konsensus ekonom dalam survei Reuters.
Tabel 2: Faktor Pemicu Kekhawatiran Inflasi AS Menurut The Fed
| Pemicu | Dampak | Penjelasan |
|---|---|---|
| Harga minyak tinggi & volatil | Inflasi naik | Menaikkan biaya energi, logistik, pengiriman |
| Gangguan rantai pasok global | Inflasi naik | Distribusi bahan kimia industri & input terganggu |
| Biaya input industri naik | Inflasi naik | Aluminium, helium, diesel meningkat |
| Efek psikologis dunia usaha | Campuran | Bisa tekan perekrutan, tapi harga tetap naik |
| Konflik berkepanjangan | Inflasi makin bandel | Risiko berbulan-bulan seperti saat pandemi |
Tonton: Rupiah Tembus Rp 17.400 BI Turun Tangan Stabilkan Pasar
Tabel 3: Arah Kebijakan The Fed (Menurut Pernyataan Pejabat)
| Kebijakan The Fed | Peluang | Pemicu |
|---|---|---|
| Suku bunga tetap (hold) | Tinggi | Inflasi masih jauh di atas target |
| Pemangkasan suku bunga | Rendah | Butuh demand melemah & pengangguran naik |
| Kenaikan suku bunga | Mulai dibahas | Jika inflasi makin persisten |













