kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Inggris akan buka kembali semua toko ritel mulai 15 Juni


Selasa, 26 Mei 2020 / 08:21 WIB
Inggris akan buka kembali semua toko ritel mulai 15 Juni
ILUSTRASI. Warga berjalan di Horse Guards Road di London, menyusul penyebaran penyakit virus corona (COVID-19), London, Inggris, Minggu (17/5/2020). REUTERS/Toby Melville


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan pada Senin (25/5), Inggris bisa membuka kembali semua toko ritel yang tidak penting pada 15 Juni jika virus corona baru tetap terkendali.

"Pada 15 Juni, kami bermaksud untuk mengizinkan semua ritel yang tidak penting, mulai dari department store hingga toko-toko kecil, untuk buka kembali," kata Johnson kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.

Tapi, "akan bergantung pada kemajuan melawan virus corona," tegas dia.

Baca Juga: Waspada, cerpelai di Belanda menularkan virus corona ke manusia

Korban meninggal akibat virus corona di Inggris mencapai 36.914 orang, tertinggi di Eropa.

Namun, jumlah kematian dan infeksi baru virus corona di negeri Ratu Elizabeth II telah turun tajam dari puncaknya, dan negara ini akan membuka kembali pasar serta sekolah dasar pada 1 Juni nanti.

"Karena kemajuan yang kami buat, saya bisa, dengan keyakinan, membuat orang-orang Inggris memperhatikan perubahan yang ingin kami perkenalkan saat kami melangkah ke tahap kedua," ujar Johnson.

Baca Juga: WHO setop uji coba hydroxychloroquine pada pasien Covid-19, ada apa?

Dia menyebutkan, pembukaan sekolah bisa berlanjut untuk tingkat menengah pada 15 Juni. "Kami meminta sekolah secara bertahap untuk buka kembali," katanya. "Saya yakin, akal sehat rakyat Inggris akan membantu kita".




TERBARU

[X]
×