kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Inggris Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Jaringan Siber Rusia, Sebar Kekacauan di Eropa


Senin, 13 Juli 2026 / 16:10 WIB
Inggris Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Jaringan Siber Rusia, Sebar Kekacauan di Eropa
ILUSTRASI. Meningkatnya ancaman siber Rusia memicu respons keras Inggris. (DOK/Shutterstock)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris pada Senin (13/7/2026) mengumumkan paket sanksi baru yang menyasar jaringan siber Rusia. London menuduh jaringan tersebut berupaya menebar kekacauan dan perpecahan di berbagai negara Eropa.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Inggris menyebut langkah tersebut ditujukan kepada individu dan entitas yang diduga berada di balik operasi siber dan ancaman hibrida yang bersifat destruktif.

"Hari ini, langkah tersebut menargetkan 24 individu dan entitas yang berada di balik operasi siber dan hibrida yang merusak, termasuk para pelaku kejahatan siber yang terlibat dalam jaringan proksi yang terkait dengan badan intelijen Rusia," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan pada Senin (13/7/2026).

Pemerintah Inggris menambahkan bahwa sanksi tersebut juga mencakup sejumlah petinggi Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU).

Baca Juga: Komisi Eropa Siapkan Aturan Pembatasan Akses Anak terhadap Media Sosial

"Ini termasuk pemberian sanksi kepada tokoh-tokoh senior GRU, yakni Vyacheslav Stafeyev, Ivan Senin, dan Ivan Kasyanenko, atas peran mereka dalam mengarahkan operasi ancaman siber dan hibrida GRU," lanjut pernyataan tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di London belum memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman sanksi terbaru tersebut.

Pemerintah Inggris menyatakan bahwa paket sanksi ini diumumkan secara terkoordinasi dengan Uni Eropa, seiring meningkatnya perhatian negara-negara Barat terhadap ancaman keamanan siber yang diduga berasal dari Rusia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×