CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Inggris Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Jaringan Siber Rusia, Sebar Kekacauan di Eropa


Senin, 13 Juli 2026 / 16:10 WIB
Inggris Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Jaringan Siber Rusia, Sebar Kekacauan di Eropa
ILUSTRASI. Meningkatnya ancaman siber Rusia memicu respons keras Inggris. (DOK/Shutterstock)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris pada Senin (13/7/2026) mengumumkan paket sanksi baru yang menyasar jaringan siber Rusia. London menuduh jaringan tersebut berupaya menebar kekacauan dan perpecahan di berbagai negara Eropa.

Dalam pernyataan resminya, pemerintah Inggris menyebut langkah tersebut ditujukan kepada individu dan entitas yang diduga berada di balik operasi siber dan ancaman hibrida yang bersifat destruktif.

"Hari ini, langkah tersebut menargetkan 24 individu dan entitas yang berada di balik operasi siber dan hibrida yang merusak, termasuk para pelaku kejahatan siber yang terlibat dalam jaringan proksi yang terkait dengan badan intelijen Rusia," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan pada Senin (13/7/2026).

Pemerintah Inggris menambahkan bahwa sanksi tersebut juga mencakup sejumlah petinggi Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU).

Baca Juga: Komisi Eropa Siapkan Aturan Pembatasan Akses Anak terhadap Media Sosial

"Ini termasuk pemberian sanksi kepada tokoh-tokoh senior GRU, yakni Vyacheslav Stafeyev, Ivan Senin, dan Ivan Kasyanenko, atas peran mereka dalam mengarahkan operasi ancaman siber dan hibrida GRU," lanjut pernyataan tersebut.

Kedutaan Besar Rusia di London belum memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman sanksi terbaru tersebut.

Pemerintah Inggris menyatakan bahwa paket sanksi ini diumumkan secara terkoordinasi dengan Uni Eropa, seiring meningkatnya perhatian negara-negara Barat terhadap ancaman keamanan siber yang diduga berasal dari Rusia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×