kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Inggris Siapkan Paket US$2 Miliar untuk Percepat Transisi ke Kendaraan Listrik


Minggu, 23 November 2025 / 12:14 WIB
Inggris Siapkan Paket US$2 Miliar untuk Percepat Transisi ke Kendaraan Listrik
ILUSTRASI. Inggris mengumumkan paket £1,5 miliar untuk mempercepat adopsi EV, termasuk hibah pembelian dan perluasan infrastruktur pengisian. Ini bantu capai target net-zero 2050. Tribunnews/Jeprima


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris diperkirakan akan mengumumkan paket pendanaan sebesar £1,5 miliar (sekitar US$2 miliar) untuk mempercepat peralihan ke kendaraan listrik (EV). Paket tersebut mencakup tambahan £1,3 miliar untuk memperluas skema hibah pembelian mobil listrik baru.

Menurut pemerintah, sejak diluncurkan pada Juli lalu, program Electric Car Grant telah membantu lebih dari 35.000 pengemudi beralih ke kendaraan listrik, dengan memberikan potongan biaya awal hingga £3.750 per kendaraan.

Dana Tambahan untuk Infrastruktur Pengisian

Anggaran yang akan diumumkan pada 26 November itu juga diperkirakan mencakup tambahan £200 juta untuk mempercepat pembangunan titik pengisian kendaraan listrik di seluruh Inggris. Langkah ini dianggap penting untuk mendukung target jangka panjang negara tersebut dalam memperluas infrastruktur EV.

Baca Juga: Inggris Luncurkan Strategi Mineral Kritis untuk Pangkas Ketergantungan Impor 2035

Inggris menargetkan emisi nol bersih (net-zero) pada 2050 dan berencana menghentikan penjualan mobil bensin dan diesel baru pada 2030. Namun, minat konsumen terhadap EV belakangan ini tersendat, dengan banyak yang menyebut biaya awal yang tinggi sebagai hambatan utama.

Kritik dari Partai Konservatif

Kebijakan ini mendapat kritik dari pihak oposisi Partai Konservatif.

“Keluarga biasa sedang menghadapi kenaikan pajak dan inflasi yang melonjak di bawah pemerintahan Partai Buruh, namun prioritas pemerintah justru memberikan diskon pembelian mobil listrik baru,” ujar Richard Holden, kepala kebijakan transportasi Partai Konservatif.

“Inilah bentuk pengeluaran besar yang tidak peka kondisi warga, seperti yang biasa kami lihat dari pemerintahan Buruh,” tambahnya.


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×