kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   25.000   1,50%
  • USD/IDR 16.384   -34,00   -0,21%
  • IDX 6.544   -103,96   -1,56%
  • KOMPAS100 969   -16,40   -1,66%
  • LQ45 761   -12,48   -1,61%
  • ISSI 200   -2,94   -1,45%
  • IDX30 394   -5,31   -1,33%
  • IDXHIDIV20 473   -5,74   -1,20%
  • IDX80 110   -1,85   -1,65%
  • IDXV30 116   -0,87   -0,75%
  • IDXQ30 130   -1,69   -1,28%

Ingin Kuasai OpenAI, Konsorsium Elon Musk Mengajukan Tawaran Senilai US$ 97,4 Miliar


Selasa, 11 Februari 2025 / 06:09 WIB
Ingin Kuasai OpenAI, Konsorsium Elon Musk Mengajukan Tawaran Senilai US$ 97,4 Miliar
ILUSTRASI. konsorsium investor yang dipimpin oleh miliarder Elon Musk menawarkan US$ 97,4 miliar untuk membeli lembaga nirlaba yang mengendalikan perusahaan rintisan kecerdasan buatan OpenAI.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Sebuah konsorsium investor yang dipimpin oleh miliarder Elon Musk menawarkan US$ 97,4 miliar untuk membeli lembaga nirlaba yang mengendalikan perusahaan rintisan kecerdasan buatan OpenAI. 

Mengutip Reuters yang berdasarkan laporan Wall Street Journal mengatakan bahwa tawaran tersebut mengintensifkan pertikaian yang sudah berlangsung lama antara CEO OpenAI Sam Altman dan Musk mengenai masa depan perusahaan rintisan yang menjadi pusat dari pesatnya perkembangan teknologi AI generatif.

Pengacara Musk, Marc Toberoff, mengatakan bahwa ia mengajukan tawaran tersebut kepada dewan direksi OpenAI pada hari Senin (10/2), menurut laporan tersebut.

"Sudah saatnya OpenAI kembali menjadi kekuatan yang berfokus pada keamanan dan sumber terbuka untuk selamanya seperti dulu," WSJ mengutip pernyataan Musk dalam pernyataan yang diberikan oleh Toberoff. 

"Kami akan memastikan hal itu terjadi." 

Baca Juga: Elon Musk Mengaku Tak Tertarik Beli Saham Tiktok

OpenAI, Musk, Toberoff, dan pendukung OpenAI Microsoft, tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters. 

Kabarnya, tawaran yang diberikan tersebut didukung oleh perusahaan AI milik Musk, xAI, yang dapat bergabung dengan OpenAI setelah kesepakatan, demikian dilaporkan WSJ. 

Musk mendirikan OpenAI bersama Altman pada tahun 2015, tetapi keluar sebelum perusahaan tersebut mulai berkembang. 

Ia kemudian mendirikan perusahaan rintisan AI pesaingnya, xAI, pada tahun 2023. 

OpenAI kini tengah berupaya untuk beralih dari entitas nirlaba menjadi entitas yang mencari laba, yang menurutnya diperlukan untuk mengamankan modal yang dibutuhkan guna mengembangkan model kecerdasan buatan terbaik. 

Baca Juga: Trump Sebut OpenAI Bersama SoftBank dan Oracle akan Bentuk Usaha Patungan Stargate

Tahun lalu, Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Altman, dengan mengatakan bahwa pendiri OpenAI awalnya mendekatinya untuk mendanai lembaga nirlaba yang berfokus pada pengembangan AI untuk memberi manfaat bagi umat manusia, tetapi sekarang fokusnya adalah menghasilkan uang.

Selanjutnya: Cermati Kalender Ekonomi Hari Ini (11 Februari 2025), Simak Pidato Presiden ECB

Menarik Dibaca: Promo Mako Bakery Croissant Party Hanya Rp 60.000, Tersedia Terbatas



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×