kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Ini Aksi Presiden Tiongkok Xi Jinping di Tengah Pemberlakuan Tarif Donald Trump


Senin, 14 April 2025 / 09:13 WIB
ILUSTRASI. Pada Senin (14/4/2025), Presiden China Xi Jinping akan bertemu dengan para pemimpin Vietnam di Hanoi. REUTERS/Agustin Marcarian 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beijing juga sedang mencari persetujuan Vietnam untuk pesawat COMAC-nya, yang sejauh ini kesulitan menemukan pembeli asing.

Meskipun memiliki hubungan ekonomi yang kuat, ketegangan sering muncul antara kedua negara terkait sengketa perbatasan di Laut Cina Selatan. 

Konsesi Vietnam kepada AS untuk menghindari tarif juga dapat membuat Beijing kesal, karena konsesi tersebut mencakup tindakan keras terhadap beberapa perdagangan dengan Tiongkok dan penyebaran layanan komunikasi satelit Starlink milik Elon Musk di negara Asia Tenggara tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Vietnam telah mengenakan bea antidumping pada beberapa produk baja Tiongkok dan mengakhiri keringanan pajak untuk paket bernilai rendah. 

Ini merupakan sebuah langkah yang oleh pejabat pemerintah digambarkan sebagai tindakan yang dimaksudkan untuk mengurangi masuknya barang-barang Tiongkok yang murah.

Tonton: Amerika Pasang Tarif Impor, Prospek Emiten Baja Bisa Gempor

Dua negara lain dalam rencana perjalanan Xi ke Asia Tenggara, Kamboja dan Malaysia, menghadapi bea AS masing-masing sebesar 49% dan 24%, dan telah mulai menghubungi AS untuk meminta penangguhan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×