kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Ini Aksi Presiden Tiongkok Xi Jinping di Tengah Pemberlakuan Tarif Donald Trump


Senin, 14 April 2025 / 09:13 WIB
ILUSTRASI. Pada Senin (14/4/2025), Presiden China Xi Jinping akan bertemu dengan para pemimpin Vietnam di Hanoi. REUTERS/Agustin Marcarian 


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beijing juga sedang mencari persetujuan Vietnam untuk pesawat COMAC-nya, yang sejauh ini kesulitan menemukan pembeli asing.

Meskipun memiliki hubungan ekonomi yang kuat, ketegangan sering muncul antara kedua negara terkait sengketa perbatasan di Laut Cina Selatan. 

Konsesi Vietnam kepada AS untuk menghindari tarif juga dapat membuat Beijing kesal, karena konsesi tersebut mencakup tindakan keras terhadap beberapa perdagangan dengan Tiongkok dan penyebaran layanan komunikasi satelit Starlink milik Elon Musk di negara Asia Tenggara tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, Vietnam telah mengenakan bea antidumping pada beberapa produk baja Tiongkok dan mengakhiri keringanan pajak untuk paket bernilai rendah. 

Ini merupakan sebuah langkah yang oleh pejabat pemerintah digambarkan sebagai tindakan yang dimaksudkan untuk mengurangi masuknya barang-barang Tiongkok yang murah.

Tonton: Amerika Pasang Tarif Impor, Prospek Emiten Baja Bisa Gempor

Dua negara lain dalam rencana perjalanan Xi ke Asia Tenggara, Kamboja dan Malaysia, menghadapi bea AS masing-masing sebesar 49% dan 24%, dan telah mulai menghubungi AS untuk meminta penangguhan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×