kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.121   7,00   0,04%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Ini Barang-Barang yang Harganya Bakal Lebih Mahal Akibat Tarif Trump


Senin, 03 Februari 2025 / 06:48 WIB
ILUSTRASI. Ancaman tarif Presiden Donald Trump terhadap Meksiko, Kanada, dan Tiongkok mulai berlaku Sabtu malam, dengan mengenakan tarif grosir sebesar 25% terhadap Meksiko dan Kanada sekaligus. REUTERS/Carlos Barria


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

USA Today melaporkan, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi pada hari Jumat bahwa Trump bermaksud untuk menindaklanjuti rencananya, tetapi tidak menjawab secara pasti bagaimana tarif tersebut dapat memengaruhi konsumen Amerika di toko kelontong atau di pompa bensin.

"Saya pikir orang Amerika yang khawatir tentang kenaikan harga harus melihat apa yang dilakukan Presiden Trump pada masa jabatan pertamanya," kata Leavitt. "Dia secara efektif menerapkan tarif dan tingkat inflasi rata-rata selama pemerintahan Trump pertama adalah 1,9%."

Tonton: Awas, Trump Telah Mengancam BRICS dengan Tarif 100%, Jika....

Para ekonom umumnya setuju bahwa tarif meningkatkan inflasi, tetapi tidak selalu demikian. Tarif yang diberlakukan Trump selama empat tahun pertama masa jabatannya tidak menaikkan harga secara drastis. Namun, tarif masa jabatan pertama Trump tidak seluas rencana yang saat ini diusulkannya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×