kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Ini dampak kesenjangan perdagangan global senilai US$ 1,5 triliun hasil survei ADB


Selasa, 03 September 2019 / 11:25 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pelabuhan Tanjung Priok


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Contoh yang sangat ekstrem adalah kepulauan Pasifik, di mana sejumlah negara berisiko diblokir dari sistem finansial global -termasuk perdagangan keuangan-  karena bank koresponden memutuskan hubungan dengan lembaga keuangan lokal,” kata Beck.

Baca Juga: Menlu Retno: Presiden ADB apresiasi perkembangan ekonomi Indonesia

Kemudian, sekitar 60% responden bank memprediksi kesenjangan perdagangan keuangan bakan naik dalam dua tahun ke depan. Teknologi, seperti blockchain dan big data, memiliki potensi untuk mempersempit kesenjangan. Namun, kendalanya adalah tingginya biaya dan minimnya standar keuangan digital global.

Laporan ini merekomendasikan adopsi aturan umum oleh pemerintah tentang perdagangan digital dan e-commerce sehingga bisa memberikan dasar hukum bagi perusahaan dan bank untuk bertransaksi secara digital.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×