kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Ini kekalahan dagang pertama AS lawan Meksiko


Rabu, 26 April 2017 / 12:18 WIB


Sumber: money.cnn | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Amerika Serikat (AS) baru saja kalah perang dagang terhadap Meksiko. Ini merupakan kekalahan pertama di era pemerintahan Donald Trump.

Meksiko dan AS sudah bertarung mati-matian dalam beberapa tahun terakhir terkait tuna. AS bersikeras, setiap tuna asal Meksiko yang dijual di AS haruslah "mengamankan lumba-lumba". Artinya, lumba-lumba tidak dibunuh oleh nelayan tuna, seperti yang lazim terjadi.

Meksiko menegaskan, nelayan mereka bermain sesuai peraturan. Namun, AS tidak sepakat mengenai hal ini.

Pada Selasa (25/4), World Trade Organization memutuskan keberpihakan kepada Meksiko, di mana WTO memperbolehkan negara tersebut menerapkan sanksi perdagangan senilai US$ 163 juta per tahun terhadap AS. Menurut WTO, nilai itu setara dengan kerugian yang diderita Meksiko akibat kebijakan tidak adil AS terhadap tuna Meksiko.

Meski demikian, keputusan ini diputuskan pada waktu yang sangat sensitif. Yakni saat di mana Presiden Trump ingin melakukan negosiasi ulang atas NAFTA, yang merupakan kesepakatan perdagangan bebas antara AS, Meksiko, dan Kanada.

Pemerintahan Trump mengambil langkah pertama untuk memutuskan perdagangan kepada Kanada pada Senin malam (24/4) saat Departemen Perdagangan mengumumkan kenaikan tarif 20% untuk produk kayu lunak. Perang kata antara pemimpin AS dan Kanada pun menyusul setelah kebijakan tersebut diterapkan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×