kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ini kemampuan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel yang bikin AS kepincut


Minggu, 15 November 2020 / 08:50 WIB


Sumber: Jerusalem Post | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pembelian tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek AS akan Kemampuan Perlindungan Tembakan Tidak Langsung (IPC).

Iron Dome diyakini mampu memberi perlindungan dari berbagai ancaman udara yang semakin meningkat, termasuk serangan proyektil jarak pendek.

"Kami bangga memasok sistem kami yang paling canggih kepada sekutu kami, Angkatan Darat AS," ungkap Yoav Tourgeman, Vice President IAI dan CEO ELTA.

"Radar MMR akan mempertahankan keunggulan militer sekutu kami. Permintaan akan sistem MMR seluler yang terbukti tempur terus meningkat," ujar dia.

Baca Juga: Korea Utara klaim telah jalankan sistem data maritim berbasis satelit

Keunggulan sistem pertahanan udara Iron Dome

Dengan menggunakan teknologi antena 3D Active Electronically Steered Array (AESA) yang canggih, radara MMR Iron Dome mampu mendeteksi dan mencegat ancaman udara secara sekaligus.

Iron Dome mampu menghitung titik benturan secara real time. Oleh karena itu, pusat kontrol bisa menentukan, apakah proses pencegatan perlu dilakukan atau tidak jika serangan diarahkan ke area terbuka dan tidak mengancam.

Satu unit penuh Iron Dome mampu bergerak membawa sekitar 10 kg bahan peledak yang mampu mencegat ancaman udara dengan jarak dari 4 hingga 70 km.

Unit Iron Dome juga cukup mudah diangkut dengan satu kendaraan militer sehingga memudahkan mobiliasasi di saat-saat darurat. Sistem radar seperti ini juga sudah digunakan secara luar dan terintegrasi secara operasional oleh mitra di seluruh dunia.

Selanjutnya: Raja Salman: Iran sedang dalam upaya memiliki senjata pemusnah massal




TERBARU

[X]
×