Inilah tiga aplikasi yang bisa membantu netizen China menangani virus corona

Jumat, 07 Februari 2020 | 10:37 WIB Sumber: South China Morning Post
Inilah tiga aplikasi yang bisa membantu netizen China menangani virus corona

ILUSTRASI. Petugas menyemprot disinfektan di lingkungan tempat tinggal warga Wuhan. cnsphoto via REUTERS


Reuters melaporkan, warga di Guangzhou dan Shenzhen juga dapat mencari tahu apakah ada pasien yang terinfeksi tinggal di lingkungan mereka menggunakan program mini WeChat. Aplikasi mini ini dapat memetakan infeksi virus yang dikonfirmasi secara geografis dengan mengintegrasikan laporan kasus dari pihak berwenang dan mencatatnya di peta. Kasus yang dikonfirmasi akan dilambangkan dengan tanda seru pada peta.

Baca Juga: Dokter China pertama yang ingatkan bahaya virus corona meninggal dunia

Sebuah perusahaan pemetaan bernama QuantUrban juga meluncurkan pelacak serupa pada peta berbasis browsernya, yang mencakup sembilan kota lain di provinsi Guangdong, menurut Reuters.

2. Konsultasi dokter online gratis dari Baidu

Baidu telah meluncurkan platform konsultasi dokter online gratis kepada publik untuk pertanyaan terkait pneumonia. Dengan mendorong orang-orang dengan penyakit ringan untuk berkonsultasi dengan dokter secara online, platform ini bertujuan untuk mengurangi kepanikan di antara orang-orang dan menyelamatkan rumah sakit dari situasi yang penuh sesak. Pengguna dari Wuhan akan diprioritaskan dalam pencocokan dengan dokter.

Baca Juga: Korban jiwa virus corona mencapai 637, bursa Asia turun jelang akhir pekan

Berdasarkan data yang dihimpun South China Morning Post, layanan telemedicine gratis dapat diakses melalui aplikasi Baidu. Lebih dari 92 juta orang telah mengunjungi platform pada 6 Februari dan lebih dari 2,7 juta pertanyaan telah diajukan.

Raksasa teknologi China itu telah bermitra dengan layanan perawatan kesehatan online lainnya seperti Ping An Good Doctor dan WeDoctor untuk mengintegrasikan sumber daya dokter online mereka ke dalam platform dan meningkatkan efisiensi konsultasi, kata perusahaan itu.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru