kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

IPO, Snapchat naikkan valuasi saham US$ 4 miliar


Kamis, 27 Oktober 2016 / 17:48 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Rizki Caturini

LOS ANGELES. Snapchat berusaha meningkatkan nilai penawaran umum perdana sebanyak US$ 4 miliar dalam rencana initial public offering (IPO) atawa penawaran umum perdana yang akan dilakukan perusahaan ini. Sehingga nilai valuasi IPO Snapchat diperkirakan bisa mencapai US$ 25 miliar hingga US$ 35 miliar.

Seperti dikutip Bloomberg, sumber yang mengetahui detail rencana tersebut mengatakan, belum ada keputusan akhir dari Snapchat terkait nilai IPO mereka. Sehingga besaran IPO dapat berubah, valuasi saham bisa saja mencapai US$ 40 miliar.

Snapchat yang baru saja mengubah nama perusahaan menjadi Snap Inc, sedang mempersiapkan pengajuan untuk daftar IPO. Rencananya IPO dilakukan pada kuartal pertama tahun depan.

IPO Snapchat pada awal tahun diharapkan dapat membangkitkan sektor perusahaan teknologi yang sempat meredup pada tahun 2016. Snapchat memilih Morgan Stanley dan Goldman Sachs Group Inc yang menjadi penjamin emisi. Kedua perusahaan ini juga yang didaulat untuk menjadi mantan wali amanat IPO Facebook Inc.

Data Bloomberg mencatat, beberapa perusahaan teknologi yang IPO seperti Twilio Inc dengan nilai US$ 172,5 juta. Match Group Inc. yang menaungi Match.com , OkCupid dan Tinder juga IPO senilai US$ 2,9 miliar.

Valuasi Snapchat disebut sebut menjadi nilai IPO terbesar untuk perusahaan media sosial sejak Twitter Inc pada tahun 2013 yang  mencapai US$ 18 miliar. Tahun ini Snapchat menargetkan pendapatan lebih dari US$ 350 juta dari iklan, naik dari US$ 59 juta pada tahun 2015.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×