kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.479   -51,00   -0,29%
  • IDX 6.747   -111,69   -1,63%
  • KOMPAS100 897   -18,85   -2,06%
  • LQ45 659   -10,67   -1,59%
  • ISSI 244   -3,62   -1,46%
  • IDX30 372   -4,63   -1,23%
  • IDXHIDIV20 456   -5,76   -1,25%
  • IDX80 102   -1,79   -1,72%
  • IDXV30 130   -1,74   -1,32%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,06%

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Klaim Trump Picu Kebingungan Pasar


Selasa, 24 Maret 2026 / 05:39 WIB
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Klaim Trump Picu Kebingungan Pasar
ILUSTRASI. Iran pada Senin (23/3/2026) membantah telah melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat. (via REUTERS/Kenny Holston/The New York Times)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pasukan elit Iran, Garda Revolusi (IRGC), mengumumkan serangan baru terhadap target AS dan Israel.

Mereka menyebut pernyataan Trump sebagai “operasi psikologis” yang tidak berpengaruh terhadap sikap Iran.

IRGC mengklaim telah menyerang sejumlah kota di Israel, termasuk Dimona dan Tel Aviv, serta beberapa pangkalan militer AS.

Militer Israel juga mengonfirmasi adanya peluncuran rudal dari Iran pada Senin malam, bahkan terdengar ledakan intersepsi di wilayah Yerusalem.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya akan terus melanjutkan serangan di Lebanon dan Iran, meski tetap membuka peluang penyelesaian melalui kesepakatan.

Selat Hormuz Jadi Kunci Risiko Global

Di tengah konflik, Iran masih menutup Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia.

Trump mendesak Iran untuk membuka jalur tersebut, namun Teheran menegaskan tidak akan melakukannya sebelum AS dan Israel menghentikan serangan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dilaporkan berdiskusi dengan Oman untuk meredakan ketegangan, menandakan adanya upaya diplomasi di balik konflik.

Tonton: Pertamina Tingkatkan Impor LPG dari AS hingga 70% sejak Awal 2026

Potensi Negosiasi di Pakistan

Seorang pejabat Pakistan menyebut Wakil Presiden AS JD Vance, bersama Witkoff dan Kushner, kemungkinan akan bertemu pejabat Iran di Islamabad pekan ini.

Namun, Gedung Putih belum mengonfirmasi rencana tersebut dan menegaskan bahwa pembahasan diplomatik masih sangat sensitif.

Sejak perang dimulai pada 28 Februari, lebih dari 2.000 orang dilaporkan tewas dalam konflik antara AS, Israel, dan Iran.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×