kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Iran membantah pesawat Ukraina jatuh akibat diterjang rudal


Jumat, 10 Januari 2020 / 10:11 WIB
ILUSTRASI. Serpihan pesawat Ukraina yang jatuh di Iran. (Dok. Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Trudeau mengatakan pemerintahnya tidak akan beristirahat sampai negara itu mendapatkan hasil akhir, transparansi, akuntabilitas, dan keadilan.

Sebelumnya pada hari Kamis, seorang pejabat AS, mengutip sebuah tinjauan luas terhadap data satelit, mengatakan Washington telah menyimpulkan dengan tingkat kepastian yang tinggi bahwa rudal anti-pesawat menjatuhkan pesawat itu. Pejabat itu mengatakan Boeing 737-800 telah dilacak oleh radar Iran.

Baca Juga: Kecelakaan pesawat di Iran, Presiden Ukraina: Kami pasti akan menemukan kebenaran

Tiga pejabat AS mengatakan kepada Reuters, Pemerintah AS percaya Iran menembak jatuh pesawat itu secara tidak sengaja.

Data menunjukkan pesawat itu mengudara selama dua menit setelah meninggalkan Teheran ketika tanda panas dari dua rudal permukaan-ke-udara terdeteksi, salah satu pejabat mengatakan.

Itu segera diikuti oleh ledakan di sekitar pesawat, kata pejabat ini. Data kemudian menunjukkan, pesawat itu terbakar saat turun. Hawa panas tadi adalah emisi inframerah yang terdeteksi oleh satelit militer AS.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×