kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.032   -56,00   -0,31%
  • IDX 6.081   39,21   0,65%
  • KOMPAS100 799   9,25   1,17%
  • LQ45 607   6,81   1,14%
  • ISSI 210   0,13   0,06%
  • IDX30 342   3,61   1,06%
  • IDXHIDIV20 426   3,75   0,89%
  • IDX80 91   1,12   1,24%
  • IDXV30 116   1,10   0,96%
  • IDXQ30 110   1,01   0,93%

Iran undang Boeing ikut selidiki jatuhnya pesawat Ukraina


Jumat, 10 Januari 2020 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Iran berubah sikap dan bersedia mengundang Boeing, untuk membantu penyelidikan jatuhnya pesawat jet Ukraina di Teheran.


Sumber: foxnews | Editor: Khomarul Hidayat

Perubahan sikap Iran itu muncul setelah Pentagon dan para pemimpin Barat lainnya Kamis (9/1) mengatakan, penerbangan Ukraina International Airlines ditembak jatuh oleh rudal anti-pesawat Iran.

Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah Iran meluncurkan lebih dari selusin rudal balistik yang menargetkan dua pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika dan koalisi di Irak.

Baca Juga: Intelijen AS: Sistem rudal Iran tak sengaja menembak jatuh pesawat komersial Ukraina

Serangan itu sebagai balasan atas serangan udara AS yang menewaskan Jenderal Quds Iran Jenderal Qassem Soleimani di dekat Bandara Internasional Baghdad di Irak pada pekan lalu.

Iran sebelumnya mengatakan tidak akan menyerahkan kotak hitam pesawat kepada Boeing, yang merupakan perusahaan Amerika, atau pihak berwenang AS untuk analisis.

"Kami tidak akan memberikan kotak hitam kepada produsen dan Amerika," Ali Abedzadeh, Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Republik Islam Iran.

Pejabat Iran menyalahkan masalah teknis di pesawat Boeing 737-800.

Boeing tidak segera menanggapi email dan panggilan dari Fox News tentang laporan tersebut.

Baca Juga: Soal pesawat Ukraina, PM Kanada: Kami tidak akan berhenti sampai mendapat keadilan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×