Italia Segera Mengirim Sistem Pertahanan Udara dan Rudal ke Ukraina

Rabu, 09 November 2022 | 10:48 WIB Sumber: Reuters
Italia Segera Mengirim Sistem Pertahanan Udara dan Rudal ke Ukraina

ILUSTRASI. Italia Segera Mengirim Sistem Pertahanan Udara dan Rudal ke Ukraina


KONTAN.CO.ID - ROMA. Pemerintah Italia pada hari Selasa (8/11) menyatakan siap mengirim paket senjata baru untuk membantu Ukraina dalam perang. Paket akan termasuk sistem pertahanan udara.

Sejauh ini Italia tidak pernah mengungkapkan rincian senjata yang telah dikirim ke Ukraina sejak invasi Rusia dimulai. 

Namun, media Italia dan Ukraina menyebut beberapa jenis senjata yang telah dikirim adalah sistem peluncuran roket (MLRS), howitzer Pzh2000, dan kendaraan lapis baja.

Italia menyetujui pengiriman senjata pertamanya ke Kyiv pada akhir Februari di bawah keputusan pemerintah persatuan nasional Mario Draghi. Kini pemerintah koalisi sayap kanan Giorgia Meloni yang baru dilantik sedang mempersiapkan paket bantuan baru.

Baca Juga: Korea Utara Tegaskan Tak Memiliki Rencana untuk Mengirim Senjata ke Rusia

Meloni dikenal sebagai pendukung setia Ukraina, meskipun para seniornya di koalisi seperti Matteo Salvini dan Silvio Berlusconi memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dilansir Reuters, kali ini Italia siap mengirim beberapa jenis sistem pertahanan udara seperti SAMP/T buatan Prancis-Italia dan Aspide buatan Italia. Rudal Stinger portabel juga akan termasuk dalam paket.

Detail tersebut disampai oleh seorang pejabat koalisi pemerintah Italia yang enggan disebutkan namanya.

Sang pejabat masih belum menjelaskan berapa banyak senjata yang bisa dikirim ke Ukraina serta kapan pengiriman akan dilakukan.

Baca Juga: Iran: Kami Memasok Drone ke Rusia Beberapa Bulan Sebelum Perang

Pada hari Senin (7/11), Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, sempat berbincang melalui telepon dengan sejawatnya dari AS, Lloyd Austin. Crosetto berjanji untuk mendukung Ukraina melawan invasi Rusia selama masih diperlukan.

Negara-negara Barat semakin rajin mengirim bantuan senjata ke Ukraina sejak Presiden Vlodomy Zelensky meminta para pemimpin G7 untuk memberikan perlindungan udara.

Sistem pertahanan udara dianggap sangat diperlukan saat ini, mengingat Rusia semakin sering menggunakan serangan udara dengan rudal dan drone dalam aksinya.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru