kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.821   -79,00   -0,47%
  • IDX 7.987   51,32   0,65%
  • KOMPAS100 1.126   9,01   0,81%
  • LQ45 817   1,49   0,18%
  • ISSI 283   4,81   1,73%
  • IDX30 425   -1,30   -0,30%
  • IDXHIDIV20 511   -4,10   -0,80%
  • IDX80 126   0,70   0,56%
  • IDXV30 139   -0,21   -0,15%
  • IDXQ30 138   -0,78   -0,56%

Jalur kereta Malaysia-Singapura tertunda


Kamis, 30 Oktober 2014 / 06:00 WIB
Jalur kereta Malaysia-Singapura tertunda
ILUSTRASI. Manfaat minum air putih.


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

KUALA LUMPUR. Impian merekatkan Kuala Lumpur dan Singapura dengan kereta supercepat harus tertunda. Pasalnya, target pembangunan jalur kereta pada tahun 2020 diperkirakan mundur hingga tujuh tahun karena masalah pembebasan lahan.

Syed Hamid Albar, Chairman Land Public Transport Commission Malaysia, mengatakan, pembangunan jalur kereta saat ini fokus pada pemanfaatan lahan milik pemerintah. Hal ini ditempuh karena proses pembebasan lahan berjalan lamban. 
Salah satu opsi yang bakal ditempuh adalah menggunakan beberapa platform.

Misalnya, sebagian rute jalur kereta bakal berada di atas tanah dan sebagian lagi dibangun di bawah tanah. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi perselisihan lahan. Perhitungan Albar, konstruksi jalur kereta baru bisa dimulai pada tahun 2016 mendatang. Selain lahan, pemerintah Malaysia menghadapi masalah biaya. "Dananya tidak mahal. Kami mempertimbangkan skema public-private partnerships," ujar Albar, seperti dilansir Bloomberg, Rabu (29/10).

Suhaimi Ilias, Ekonom Malayan Banking Bhd., menghitung, bujet pembangunan jalur kereta supercepat Malaysia-Singapura membutuhkan dana hingga MYR 40 miliar atau setara US$ 12,2 miliar. “Pemerintah Malaysia masih ragu tentang dana karena menyulitkan mencapai target defisit,” ujar Ilias. 

Pemerintah Malaysia berambisi memangkas defisit hingga 3% dari produk domestik bruto (PDB) pada 2015. Akhir tahun 2013 lalu, defisit Malaysia mencapai 3,9%. Mengutip New Straits Times, pemerintah Jepang berencana membenamkan investasi dan tenaga ahli pada megaproyek tersebut.

Sebagai gambaran, jalur kereta cepat itu sepanjang 300 kilometer (km). Kereta tersebut bakal menghubungkan Malaysia dan Singapura hanya dalam tempo 90 menit, dari jarak tempuh saat ini yang mencapai lima jam. Jalur kereta ini nantinya akan sama panjang dengan jalur kereta yang menghubungkan New York dan Washington.

Pemerintah Malaysia menargetkan pembangunan jalur kereta rampung pada tahun 2020, seiring ambisi naik kelas menjadi negara maju. Proyeksi Land Public Transport Commission, jalur kereta Malaysia-Singapura mengoperasikan sedikitnya empat unit kereta supercepat.
 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×