kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Jepang akan tambah stimulus baru lebih dari US$ 929 miliar untuk menahan efek corona


Senin, 25 Mei 2020 / 06:52 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi warga Jepang mengenakan masker


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

Ekonomi Jepang tergelincir ke dalam resesi pada kuartal terakhir, dan analis memperkirakan kontraksi 22% lagi pada April-Juni karena terpukul oleh krisis kesehatan.

Efek pandemi yang semakin dalam terhadap perekonomian memaksa pemerintah untuk menambah tumpukan utang besar Jepang, yang sudah dua kali ukuran ekonominya, untuk membayar rencana pengeluaran besar.

Bank of Japan memperluas stimulus moneter untuk bulan kedua berturut-turut di bulan April dan berjanji untuk membeli sebanyak mungkin obligasi yang diperlukan untuk menjaga biaya pinjaman tetap nol.

Baca Juga: Upaya Dunia Memulihkan Ekonomi yang Terdampak Pandemi Corona

"Kerangka kebijakan kami dapat menjaga tingkat suku bunga jangka panjang dari kenaikan bahkan jika pemerintah meningkatkan penerbitan obligasi," ujar Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda kepada wartawan pada hari Jumat.

Di bawah kebijakan yang dijuluki kontrol kurva imbal hasil, BOJ menargetkan suku bunga jangka pendek pada -0,1% dan berjanji untuk menjaga yield obligasi pemerintah 10-tahun sekitar 0%.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×