Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.515
  • EMAS663.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Jerman Perpanjang Larangan Ekspor Senjata ke Saudi Arabia

Selasa, 02 April 2019 / 10:14 WIB

Jerman Perpanjang Larangan Ekspor Senjata ke Saudi Arabia
ILUSTRASI. Tank buatan Jerman

KONTAN.CO.ID - DW. Pemerintah Jerman memperpanjang larangan ekspor senjata ke Arab Saudi selama enam bulan lagi, sampai 30 September 2019. Hal itu disampaikan juru bicara Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert, hari Kamis (28/3).

Selama periode itu, tidak ada kontrak baru yang akan disetujui, kata Steffen Seibert. Keputusan tersebut diambil dalam rapat kabinet untuk meninjau pemberhentian ekspor senjata ke Arab Saudi.

Pemerintah Jerman memberlakukan larangan sementara penjualan senjata ke Arab Saudi  pada bulan Oktober 2018, setelah pembunuhan kontroversial terhadap wartawan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul oleh agen-agen yang dikirim langsung dari negaranya. Khashoggi dibunuh karena dinilai sering mengritik kebijakan keluarga kerajaan.

Kritik dari Inggris dan Perancis

Perpanjangan larangan ekspor senjata ke Arab Saudi dikritik oleh Prancis dan Inggris, yang ingin agar suplai senjata tetap dilakukan. Kedua negara mengecam kebijakan Jerman, karena banyak senjata yang ingin mereka jual ke Arab Saudi kebetulan memiliki komponen Jerman, sehingga bisnis penjualan senjata terpaksa dihentikan.

Duta Besar Prancis untuk Jerman, Anne-Marie Descotes mengatakan, kebijakan ekspor senjata Jerman dan peraturan perizinannya yang rumit mengancam proyek-proyek pertahanan bilateral di masa depan.

Dalam upaya untuk meredakan sengketa ini, pemerintah Jerman setuju untuk memperpanjang lisensi ekspor yang telah diberikan selama sembilan bulan, dalam upaya untuk menyelamatkan perusahaan-perusahaan pembuat senjata karena proses pengembangan dan lisensi mahal dan memakan waktu.

Namun Jerman meminta Prancis dan Inggris untuk memastikan sistem senjatanya yang dikirim ke Arab Saudi atau Uni Emirat Arab tidak akan digunakan dalam konflik Yaman.

 


Sumber : DW.com
Editor: Sri Sayekti
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0592 || diagnostic_web = 0.3252

Close [X]
×