CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Jerman tak rekomendasikan vaksin Astrazeneca untuk orang di atas 65 tahun


Jumat, 29 Januari 2021 / 08:51 WIB
ILUSTRASI. Jerman mengatakan, vaksin Covid-19 AstraZeneca hanya boleh diberikan kepada orang yang berusia di bawah 65 tahun. Gareth Fuller/PA Wire/Pool via REUTERS


Sumber: CNN,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Perselisihan itu muncul ketika negara-negara Uni Eropa, termasuk Jerman, kehabisan vaksin. Di Spanyol, pemerintah daerah Madrid telah menghentikan pemberian dosis pertama vaksin, untuk memastikan bahwa ada cukup vaksin untuk memberikan dosis kedua bagi mereka yang sudah mendapat suntikan pertama.

Kekhawatiran akan kekurangan vaksin Moderna dan Pfizer / BioNTech berarti beberapa wilayah Prancis, termasuk Paris, akan mundur atau membatalkan janji untuk melakukan suntikan pertama, kata Kementerian Kesehatan Prancis dalam pernyataan pers pada hari Kamis.

Melansir CNN, Inggris yang regulatornya menyetujui vaksin Oxford/AstraZeneca hampir sebulan yang lalu, telah memberikan dosis untuk orang yang berusia di atas 65 tahun.

Baca Juga: Populasi besar, vaksinasi COVID-19 di China dan India berpotensi diperpanjang

Dalam laporannya, regulator Inggris MHRA, mengatakan ada informasi terbatas yang tersedia tentang kemanjuran pada peserta berusia 65 atau lebih, meskipun tidak ada yang menunjukkan kurangnya perlindungan.

Menanggapi pengumuman Jerman, Kepala Eksekutif MHRA Dr. June Raine mengatakan, "Bukti saat ini tidak menunjukkan kurangnya perlindungan terhadap Covid-19 pada orang berusia 65 atau lebih."

"Data yang kami miliki menunjukkan bahwa vaksin menghasilkan respons kekebalan yang kuat di atas usia 65-an. Lebih banyak data terus tersedia untuk kelompok usia ini dan Laporan Penilaian Publik kami, tersedia di situs web kami, akan diperbarui untuk mencerminkan hal ini," jelas Raine.

Selanjutnya: Italia minta Uni Eropa tindak tegas Pfizer, ini penyebabnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×