kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jerman usulkan pembentukkan koalisi militer Uni Eropa untuk mengatasi krisis


Jumat, 03 September 2021 / 07:52 WIB
ILUSTRASI. Bendera Uni Eropa berkibar di luar Gedung Parlemen, saat ketidakpastian Brexit berlanjut, di London, Inggris, 15 Mei 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengakui bahwa peristiwa di Afghanistan bisa menjadi pemicu lahirnya sejumlah kebijakan baru, terutama terkait masalah keamanan kolektif.

Borrell juga mendesak blok negara Eropa ini untuk menciptakan pasukan khusus dengan 5.000 tentara yang dapat dikerahkan dengan cepat untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Bagi Borell, perginya AS dari Afghanistan merupakan peringatan bari negara-negara Eropa untuk bisa memperkuat dirinya secara mandiri.

"Ini merupakan peringatan bagi Eropa, mereka perlu bangun  dan mengambil tanggung jawab mereka sendiri," ungkapnya.

Selanjutnya: Akui kecolongan, intelijen Inggris tak menyangka Taliban kuasai Afghanistan tahun ini




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×