kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Jerman usulkan pembentukkan koalisi militer Uni Eropa untuk mengatasi krisis


Jumat, 03 September 2021 / 07:52 WIB
ILUSTRASI. Bendera Uni Eropa berkibar di luar Gedung Parlemen, saat ketidakpastian Brexit berlanjut, di London, Inggris, 15 Mei 2019.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, mengakui bahwa peristiwa di Afghanistan bisa menjadi pemicu lahirnya sejumlah kebijakan baru, terutama terkait masalah keamanan kolektif.

Borrell juga mendesak blok negara Eropa ini untuk menciptakan pasukan khusus dengan 5.000 tentara yang dapat dikerahkan dengan cepat untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

Bagi Borell, perginya AS dari Afghanistan merupakan peringatan bari negara-negara Eropa untuk bisa memperkuat dirinya secara mandiri.

"Ini merupakan peringatan bagi Eropa, mereka perlu bangun  dan mengambil tanggung jawab mereka sendiri," ungkapnya.

Selanjutnya: Akui kecolongan, intelijen Inggris tak menyangka Taliban kuasai Afghanistan tahun ini




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×