kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.748   80,00   0,45%
  • IDX 6.093   -1,86   -0,03%
  • KOMPAS100 801   -3,15   -0,39%
  • LQ45 613   -3,55   -0,58%
  • ISSI 214   -0,08   -0,04%
  • IDX30 351   -1,12   -0,32%
  • IDXHIDIV20 434   -5,01   -1,14%
  • IDX80 93   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   -0,35   -0,29%
  • IDXQ30 114   -1,58   -1,37%

Jet tempur siluman J-20 unjuk gigi di Airshow China 2021, begini kemampuannya


Kamis, 02 September 2021 / 23:20 WIB


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

J-20, dikenal juga sebagai Naga Perkasa, merupakan jet tempur siluman generasi kelima yang ketiga beroperasi di dunia setelah  Raptor F-22 dan F-35 milik Amerika Serikat (AS).

Tidak hanya menampilkan teknologi siluman, J-20 memiliki kecepatan jelajah supersonik, kemampuan manuver super, dan avionik yang sangat terintegrasi.

J-20 punya kemampuan terbang hingga ketinggian 20 km dan kecepatan maksimum lebih dari Mach 2 alias 2.470 km per jam. Tangki bahan bakar J-20 yang besar bisa mempertahankan radius tempur yang lebih panjang, mencapai 1.100 km.

Jet tempur ini melakukan penerbangan perdana pada 11 Januari 2011, dan secara resmi diumumkan pada Pameran Penerbangan & Dirgantara Internasional China 2016. J-20 mulai beroperasi pada Maret 2017 dan memulai fase pelatihan tempur di September 2017.

Baca Juga: Jadi kekuatan strategis, Angkatan Udara China bakal unjuk gigi di Airshow China 2021

Ruang senjata utama J-20 mampu menampung rudal udara-ke-udara jarak pendek dan jarak jauh, seperti PL-15 dan PL-21. Sementara dua ruang senjata lateral yang lebih kecil di belakang saluran masuk udara ditujukan untuk rudal AAM jarak pendek. 

Teluk samping J-20 memungkinkan penutupan pintu teluk sebelum menembakkan rudal. Sehingga, memungkinkan rudal untuk ditembakkan dalam waktu sesingkat mungkin serta meningkatkan kemampuan siluman. 

J-20 dilaporkan tidak memiliki meriam otomatis atau meriam putar internal. Ini menunjukkan, jet tempur itu tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam pertempuran jarak dekat dengan pesawat lain.

Kemungkinan, J-20 akan menggunakan rudal udara-ke-udara untuk terlibat dalam pertempuran superioritas udara dengan pesawat lain, serta menghancurkan aset udara bernilai tinggi. 

Misi tambahan mungkin termasuk meluncurkan rudal anti-radiasi dan amunisi udara-ke-darat untuk misi serangan presisi.

Selanjutnya: Jajaki metode penyerapan air, kemampuan pesawat tempur China bakal bertambah




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×