kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Joe Biden Meragukan China Mampu Serang Taiwan di Tengah Keterpurukan Ekonomi


Senin, 11 September 2023 / 08:17 WIB
ILUSTRASI. Joe Biden mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri China Li Qiang, pada KTT tahunan G20 di New Delhi. REUTERS/Jason Lee


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Biden telah berusaha menjaga komunikasi tetap terbuka dengan China untuk menurunkan ketegangan dalam perselisihan internasional termasuk mengenai Taiwan, pulau dengan pemerintahan sendiri yang diklaim oleh Tiongkok.

“Saya kira hal ini tidak akan menyebabkan China menginvasi Taiwan,” kata Biden tentang masalah ekonomi yang dihadapi negara tersebut. 

Faktanya, sebaliknya, mungkin China tidak memiliki kapasitas yang sama seperti sebelumnya.

Ia menggambarkan Amerika Serikat sebagai kekuatan di Pasifik yang tidak berniat menarik diri dari wilayah tersebut.

Biden juga mengatakan langkah-langkah baru-baru ini yang dilakukan pejabat China untuk mengekang penggunaan iPhone Apple rancangan Amerika oleh pegawai negeri sama saja dengan mencoba “mengubah beberapa aturan main” dalam perdagangan.

"Saya tulus untuk memperbaiki hubungan ini," katanya.




TERBARU

[X]
×