kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Junta Myanmar sepakat untuk gencatan senjata demi kelancaran bantuan kemanusiaan


Selasa, 07 September 2021 / 08:41 WIB
ILUSTRASI. Tentara Myanmar berjalan di sepanjang jalan selama protes terhadap kudeta militer di Yangon, Myanmar, 28 Februari 2021.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

Erywan mengatakan dia masih bernegosiasi dengan militer mengenai persyaratan kunjungan yang diharapkan bisa terjadi sebelum Oktober. Salah satu misinya adalah bertemu dengan pemimpin Myanmar sebelumnya, Aung San Suu Kyi.

Sebelum itu terjadi, Erywan akan memastikan agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dengan lancar tanpa ada gangguan keamanan sedikit pun.

"Yang kami fokuskan sekarang adalah agar semua pihak menghentikan kekerasan, terutama yang berkaitan dengan distribusi bantuan kemanusiaan," ungkapnya.

Sejak kudeta terjadi awal Februari lalu, ASEAN telah berusaha untuk mengakhiri kekerasan di mana ratusan orang tewas di Myanmar. Berbagai dialog telah dilakukan demi menemukan titik tengah.

Selanjutnya: Kudeta militer terjadi di Guinea, Presiden Alpha Conde ditahan pasukan khusus




TERBARU

[X]
×