kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Warga China ingin pindah ke Amerika atau Eropa


Selasa, 16 September 2014 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Cara mengaktifkan adzan otomatis di hp tanpa aplikasi.


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

LONDON. Kaum kaya raya China tidak lagi betah tinggal di negeri sendiri. Riset terbaru Barclays Plc mengungkapkan, sebagian besar jutawan asal  Tiongkok berencana hengkang dari daratan China dalam lima tahun mendatang. Alasannya, mencari kualitas pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik. 

Riset Barclays Wealth Insights pun menyebutkan, Amerika Utara dan Eropa menjadi negara idaman para jutawan China. “Faktanya adalah saat ini kaum ultra-high net worth tinggal di China dengan tujuan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya,” ujar Liam Bailey, Kepala Riset Knight Frank, mengutip Bloomberg, Senin (15/9). Alasan lain, lanjut Bailey, jutawan tetap berada di China dan tetap dekat keluarganya agar bersama-sama membesarkan bisnis.  

Catatan saja, riset dilakukan Barclays terhadap 2.000 jutawan dan investor tajir dengan kekayaan lebih dari US$ 1,5 juta. Dalam tempo lima tahun terakhir, China menggeser posisi Jerman dan Jepang dalam hal tingkat populasi kaum tajir.
 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×