kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Warga China ingin pindah ke Amerika atau Eropa


Selasa, 16 September 2014 / 10:10 WIB
Warga China ingin pindah ke Amerika atau Eropa
ILUSTRASI. Cara mengaktifkan adzan otomatis di hp tanpa aplikasi.


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

LONDON. Kaum kaya raya China tidak lagi betah tinggal di negeri sendiri. Riset terbaru Barclays Plc mengungkapkan, sebagian besar jutawan asal  Tiongkok berencana hengkang dari daratan China dalam lima tahun mendatang. Alasannya, mencari kualitas pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik. 

Riset Barclays Wealth Insights pun menyebutkan, Amerika Utara dan Eropa menjadi negara idaman para jutawan China. “Faktanya adalah saat ini kaum ultra-high net worth tinggal di China dengan tujuan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya,” ujar Liam Bailey, Kepala Riset Knight Frank, mengutip Bloomberg, Senin (15/9). Alasan lain, lanjut Bailey, jutawan tetap berada di China dan tetap dekat keluarganya agar bersama-sama membesarkan bisnis.  

Catatan saja, riset dilakukan Barclays terhadap 2.000 jutawan dan investor tajir dengan kekayaan lebih dari US$ 1,5 juta. Dalam tempo lima tahun terakhir, China menggeser posisi Jerman dan Jepang dalam hal tingkat populasi kaum tajir.
 




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×