kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.750   65,00   0,37%
  • IDX 6.396   -202,97   -3,08%
  • KOMPAS100 847   -26,92   -3,08%
  • LQ45 637   -13,66   -2,10%
  • ISSI 229   -9,22   -3,87%
  • IDX30 363   -5,99   -1,62%
  • IDXHIDIV20 449   -6,22   -1,37%
  • IDX80 97   -2,77   -2,77%
  • IDXV30 125   -3,34   -2,60%
  • IDXQ30 118   -1,39   -1,17%

Kabar baik, kasus virus corona global terus turun selama lima minggu berturut


Selasa, 16 Februari 2021 / 23:25 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, jumlah kasus virus corona secara global terus menurun selama lima minggu berturut-turut. 

"Pekan lalu merupakan jumlah kasus mingguan (virus corona) terendah yang dilaporkan sejak Oktober 2020," ungkap Tedros, Senin (15/2), dikutip Kontan.co.id dari laman resmi WHO.

Menurutnya, jumlah kasus mingguan virus corona turun hampir setengahnya, dari lebih 5 juta kasus pada minggu pertama Januari menjadi 2,6 juta kasus di pekan kedua Februari, hanya lima minggu.

"Ini menunjukkan, tindakan kesehatan sederhana masyarakat berhasil, bahkan dengan ada varian baru (virus corona)," kata Tedros.

Baca Juga: Orang yang terjangkit virus corona tetap harus dapat vaksin, ini penjelasan WHO

Yang penting sekarang adalah, bagaimana semua pihak menanggapi tren penurunan kasus ini. 

"Apinya tidak padam, tapi kita telah memperkecil ukurannya. Jika kita berhenti melawannya di medan mana pun, itu akan datang kembali," sebut dia.

Setiap hari, Tedros bilang, dengan lebih sedikit infeksi, berarti semakin banyak nyawa bisa diselamatkan dan penderitaan dapat dicegah, serta beban pada sistem kesehatan sedikit berkurang.

"Dan, hari ini kita memiliki lebih banyak alasan untuk berharap bisa mengendalikan pandemi," ujarnya.

Selanjutnya: Setelah Pfizer, WHO beri izin penggunaan darurat vaksin virus corona AstraZeneca




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×