Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - PANAMA CITY. Otoritas Kanal Panama (Panama Canal Authority) memproyeksikan pendapatan sebesar US$ 5,56 miliar pada tahun fiskal 2027. Dari jumlah tersebut, sekitar US$ 3,61 miliar diperkirakan akan disetorkan langsung ke kas negara Panama.
Proyeksi tersebut tercantum dalam rancangan anggaran tahun fiskal 2027 yang disampaikan Otoritas Kanal Panama kepada kabinet pada Selasa (1/9/2026).
Baca Juga: Obligasi Global Tertekan, Harga Minyak Melonjak Usai Serangan AS ke Iran
Dalam rancangan tersebut, Kanal Panama memperkirakan sebanyak 10.750 kapal berbobot besar atau high-draft vessel akan melintas selama tahun fiskal yang dimulai pada Oktober 2026.
Target tersebut ditetapkan di tengah tantangan kondisi air yang dihadapi kanal, termasuk potensi munculnya fenomena El Nino kuat yang dapat memengaruhi ketersediaan air untuk operasional kanal.
Kontribusi langsung ke kas negara diproyeksikan meningkat US$ 414 juta dibandingkan dengan US$ 3,19 miliar yang telah disetujui untuk tahun fiskal 2026.
Jika digabungkan dengan pembayaran lainnya kepada negara, termasuk pajak penghasilan, jaminan sosial, dan asuransi pendidikan, total transfer Kanal Panama kepada negara diperkirakan mencapai US$ 3,94 miliar.
Otoritas Kanal Panama mencatat sebanyak 10.623 pelayaran kapal berbobot besar selama periode Oktober 2025 hingga Juli 2026.
Baca Juga: AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Melonjak dan Selat Hormuz Terancam
Tarif Kanal Panama
Untuk tahun fiskal 2027, struktur tarif kanal secara umum tidak mengalami perubahan. Otoritas Kanal Panama menyatakan tidak ada perubahan terhadap tarif yang dikenakan kepada pelanggan.
Namun, biaya berdasarkan kapasitas bersih kapal atau net ton akan meningkat dari US$ 1 menjadi US$ 1,75 per CP/SUAB ton.
Sementara itu, rencana belanja investasi Kanal Panama mencapai US$ 341,3 juta. Anggaran tersebut mencakup sejumlah proyek modal, dana kontingensi, serta pengembangan proyek strategis.
Baca Juga: Data S&P Global dan J.P. Morgan: Aktivitas Sektor Manufaktur Global Membaik
Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah pembangunan Danau Rio Indio, yang merupakan bagian dari upaya pengelolaan sumber daya air Kanal Panama.
Proyek tersebut mendapatkan alokasi anggaran sekitar US$ 82 juta pada tahun fiskal 2027. Tahap awal pemukiman kembali masyarakat terdampak serta tender desain konstruksi dijadwalkan mulai dilakukan pada tahun fiskal tersebut.
Rancangan anggaran tahun fiskal 2027 selanjutnya akan diajukan kepada Majelis Nasional Panama untuk mendapatkan pembahasan dan persetujuan.














