kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

BlackBerry Kerek Naik Proyeksi Pendapatan Hingga US$ 621 juta


Kamis, 25 Juni 2026 / 18:44 WIB
BlackBerry Kerek Naik Proyeksi Pendapatan Hingga US$ 621 juta
ILUSTRASI. BlackBerry mengerek naik proyeksi pendapatan tahunan untuk tahun fiskal 2027 ( REUTERS/BRENDAN MCDERMID)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - ONTARIO. BlackBerry mengerek naik proyeksi pendapatan tahunan untuk tahun fiskal 2027. Perusahaan ini bertaruh pada momentum berkelanjutan untuk divisi QNX, setelah selesainya upaya pemulihan.

Kamis (25/6/2026), BlackBerry mengumumkan menaikkan perkiraan pendapatan tahun fiskal penuh 2027 di kisaran US$ 594 juta hingga US$ 621 juta, atau sekitar Rp 10,67 triliun hingga Rp 11,15 triliun.

Sebelumnya, perusahaan ini memasang proyeksi pendapatan US$ 584 juta hingga US$ 611 juta. BlackBerry memperkirakan kenaikan pendapatan akan didorong bisnis sistem operasi QNX.

Baca Juga: Irak Ancam Keluar dari OPEC Jika Kuota Produksi Tak Ditambah

Perusahaan yang dulu tenar sebagai salah satu pemain besar di industri ponsel pintar ini memperkirakan pendapatan tahunan QNX mencapai US$ 295 juta hingga US$ 312 juta. Sebelumnya BlackBerry cuma memperkirakan pendapatan QNX sebesar US$ 290 juta hingga US$ 307 juta.

BlackBerry telah menggeser fokusnya ke perangkat lunak untuk perangkat terhubung dan kendaraan otonom selama beberapa tahun terakhir. Salah satu produk unggulannya adalah QNX, sistem operasi real-time, yang diklaim aman untuk sistem tertanam yang sangat penting, terutama di sektor otomotif.

Divisi QNX BlackBerry telah mempertahankan pertumbuhan yang kuat. Pendapatan divisi ini melonjak hampir 26% menjadi US$ 72,3 juta selama kuartal pertama yang berakhir pada 31 Mei.

Baca Juga: China Gencar Kembangkan Energi Terbarukan: Separuh Listrik dari Non-Fosil di 2030

QNX mencatatkan pesanan royalti di masa mendatang hampir US$ 1 miliar.

"Kami melihat lebih banyak pelanggan QNX yang beralih ke kendaraan yang ditentukan perangkat lunak generasi berikutnya. Jadi kami benar-benar melihat permintaan yang sangat sehat," kata John Giamatteo, CEO BlackBerry, kepada Reuters.

Divisi komunikasi aman BlackBerry, yang mencakup solusi suara terenkripsi, pesan, dan manajemen peristiwa penting, juga melaporkan peningkatan pendapatan sebesar 24% menjadi US$ 73,6 juta.

CFO BlackBerry Tim Foote menyebut, sebagian besar pelanggan bisnis komunikasi aman adalah pemerintah. Selain itu, sebagian besar prospek bisnis juga berasal dari pemerintah.

BlackBerry membukukan total pendapatan sebesar US$ 152,9 juta untuk kuartal pertama, naik 26% dari periode yang sama tahun sebelumnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×