kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.145   1,00   0,01%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Bank Dunia Siapkan Dana Hingga US$ 100 Miliar untuk Negara Terdampak Perang


Rabu, 15 April 2026 / 06:00 WIB
Bank Dunia Siapkan Dana Hingga US$ 100 Miliar untuk Negara Terdampak Perang
ILUSTRASI. Presiden Bank Dunia Ajay Banga (REUTERS/Jonathan Ernst)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank Dunia berpotensi menggelontorkan pendanaan hingga US$ 80 miliar hingga US$ 100 miliar untuk membantu negara-negara yang terdampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Melansir Reuters Rabu (15/4/20026), Presiden Bank Dunia Ajay Banga mengatakan, dana tersebut dapat dimobilisasi dalam kurun waktu sekitar 15 bulan ke depan.

Baca Juga: Partai Demokrat AS Kembali Dorong Pembatasan Wewenang Perang Trump di Iran

Dari total tersebut, sekitar US$ 20 miliar hingga US$ 25 miliar dapat diakses negara melalui skema respons krisis.

Mekanisme ini memungkinkan negara penerima memanfaatkan hingga 10% dari pendanaan yang telah disetujui dalam program yang sudah berjalan.

Selain itu, sekitar US$ 30 miliar hingga US$ 40 miliar diperkirakan berasal dari pengalihan (repurposing) program-program yang sudah ada untuk disesuaikan dengan kebutuhan penanganan dampak konflik.

Banga menjelaskan, jika konflik berlangsung lebih lama dari perkiraan, Bank Dunia akan mempertimbangkan penggunaan neraca keuangan (balance sheet) dan kapasitas tambahan (headroom) untuk meningkatkan dukungan hingga mencapai kisaran US$ 80 miliar hingga US$ 100 miliar.

Baca Juga: Raja Charles Kunjungi AS, Upaya “Soft Power” Pulihkan Hubungan dengan Trump

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh Bretton Woods Committee.

Langkah ini mencerminkan upaya lembaga multilateral dalam merespons meningkatnya tekanan ekonomi global akibat konflik geopolitik, termasuk gangguan pasokan energi, kenaikan harga komoditas, serta risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi di berbagai negara.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×