kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Kapal perang AS kembali sambangi Selat Taiwan di tengah ketegangan Taiwan-China


Kamis, 26 Maret 2020 / 09:53 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal perang Amerika Serikat. Kapal perang AS kembali layari Selat Taiwan di tengan ketegangan Taiwan-China. REUTERS/Ahmad Masood


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Sebuah kapal perang Amerika Serikat kembali melewati Selat Taiwan pada hari Rabu,  menyusul meningkatnya ketegangan antara China dan Taiwan yang membuat jet-jet angkatan udara Taiwan diterbangkan guna mencegat manuver China.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan bahwa kapal tersebut berlayar ke arah utara dan diawasi oleh angkatan bersenjata Taiwan.

Baca Juga: Dilema dokter Israel di Italia: Kami tak tolong mereka yang berusia di atas 60 tahun

Reuters melaporkan bahwa Kementerian Taiwan menggambarkan kapal tersebut berlayar sebagai bagian dari "misi biasa" dan menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk khawatir atas hak tersebut.

Anthony Junco, juru bicara Armada Ketujuh AS mengatakan kapal tersebut adalah kapal perusak rudal USS McCampbell yang melakukan transit rutin di Selat Taiwan pada 25 Maret sesuai dengan hukum internasional.

“Transit kapal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen AS ke Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Angkatan Laut AS akan terus terbang, berlayar, dan beroperasi di mana pun yang diizinkan oleh hukum internasional,” katanya.

Taiwan adalah masalah teritorial dan diplomatik bagi China. Beijing juga tidak pernah mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau tersebut ada di bawah kendalinya. 

Baca Juga: China kembali laporkan nol kasus lokal virus corona, tapi kasus impor meningkat

Nah, Selat Taiwan yang sempit yang memisahkan pulau tersebut dari China adalah sumber ketegangan yang sering terjadi.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×