kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Kapal perang Vietnam melawan agresi Beijing dengan latihan tempur


Senin, 12 April 2021 / 10:15 WIB
ILUSTRASI. Vietnam membalas klaim agresif Beijing atas Laut China Selatan dengan melakukan latihan tempur.


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Persiapan ini dilakukan menyusul banyaknya kapal-kapal China berkumpul di terumbu Ba Dau (Whitsun) di dalam Kepulauan Truong Sa (Spratly) Vietnam.

Sebelumnya, Filipina pertama kali mendesak China untuk menarik kembali kapal milisinya dari sekitar pulau yang disengketakan pada bulan Maret.

Penjaga pantai dari Manila juga mengatakan sekitar 220 kapal ditambatkan di Whitsun Reef, yang disebut Manila sebagai Julian Felipe Reef, pada 7 Maret.

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana menuntut China agar menarik kembali kapal-kapal milisi tersebut karena melanggar kedaulatan Manila.

Baca Juga: Hadapi China, Filipina buka semua opsi termasuk manfaatkan Amerika Serikat

"Kami menyerukan kepada China untuk menghentikan serangan ini dan segera menarik kembali kapal-kapal yang melanggar hak maritim kami dan melanggar batas wilayah kedaulatan kami," tegas Lorenzana seperti yang dilansir Express.co.uk.

Satuan tugas Filipina di wilayah yang disengketakan juga menyatakan keprihatinan yang mendalam atas berlanjutnya kehadiran yang melanggar hukum milisi maritim China pada awal April.

Baca Juga: Kapal perusak Amerika Serikat berlayar di Selat Taiwan, China awasi ketat

Dalam sebuah pernyataan, mereka mengatakan: "Baik Filipina maupun komunitas internasional tidak akan pernah menerima pernyataan China tentang apa yang disebut 'kedaulatan terintegrasi yang tak terbantahkan' atas hampir seluruh Laut China Selatan."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×