kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Kapan pandemi COVID-19 akan berakhir? Ini jawaban direktur jenderal WHO


Selasa, 03 Agustus 2021 / 23:25 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, kenaikan kasus juga didorong peningkatan mobilitas sosial, penerapan protokol kesehatan yang tidak konsisten, serta penggunaan vaksin yang tidak adil.

Tedros memastikan, WHO terus bekerja setiap hari dengan jaringan pakar global mereka untuk mencari tahu, mengapa varian Delta menyebar begitu cepat.

"Tetapi, kami membutuhkan pengujian yang lebih strategis untuk meningkatkan pemahaman global tentang di mana virus itu berada, di mana intervensi kesehatan masyarakat paling dibutuhkan, dan untuk mengisolasi kasus dan mengurangi penularan," imbuhnya.

"Kami membutuhkan lebih banyak penelitian dan pengembangan untuk memastikan tes, perawatan, vaksin, dan alat lain tetap efektif terhadap varian Delta dan varian baru lainnya," kata Tedros.

Selanjutnya: Kenali, ini gejala happy hypoxia pada pasien Covid-19




TERBARU

[X]
×