kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Kapan pandemi COVID-19 akan berakhir? Ini jawaban direktur jenderal WHO


Selasa, 03 Agustus 2021 / 23:25 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, kenaikan kasus juga didorong peningkatan mobilitas sosial, penerapan protokol kesehatan yang tidak konsisten, serta penggunaan vaksin yang tidak adil.

Tedros memastikan, WHO terus bekerja setiap hari dengan jaringan pakar global mereka untuk mencari tahu, mengapa varian Delta menyebar begitu cepat.

"Tetapi, kami membutuhkan pengujian yang lebih strategis untuk meningkatkan pemahaman global tentang di mana virus itu berada, di mana intervensi kesehatan masyarakat paling dibutuhkan, dan untuk mengisolasi kasus dan mengurangi penularan," imbuhnya.

"Kami membutuhkan lebih banyak penelitian dan pengembangan untuk memastikan tes, perawatan, vaksin, dan alat lain tetap efektif terhadap varian Delta dan varian baru lainnya," kata Tedros.

Selanjutnya: Kenali, ini gejala happy hypoxia pada pasien Covid-19




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×