kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kartu kredit Najib Razak US$ 800.000 dihabiskan di toko perhiasan dalam satu hari


Selasa, 16 Juli 2019 / 14:15 WIB
Kartu kredit Najib Razak US$ 800.000 dihabiskan di toko perhiasan dalam satu hari

Sumber: The Guardian | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kartu kredit Najib Razak digunakan untuk membeli barang lebih dari US$ 800.000 di toko perhiasan di Italia dalam satu hari. Hal tersebut terungkap di pengadilan Kuala Lumpur selama persidangan korupsi mantan perdana menteri Malaysia tersebut.

Acara belanja berlangsung di De Grisogono, perhiasan mewah Swiss, di Italia pada 8 Agustus 2014 di mana barang-barang senilai 3,3 juta Ringgit Malaysia (US$ 803.000) dibeli dengan kartu kredit Najib Visa dan Mastercard platinum, kata pengadilan.


Beberapa bulan kemudian, 466.000 Ringgit Malaysia (US$ 108.000) dihabiskan di butik Chanel di Hawaii dan 127.000 Ringgit Malaysia di hotel mewah Shangri-La di Bangkok menggunakan kartu kredit yang sama. Semua pembayaran dilakukan dari akun Ambank Najib, kata jaksa.

Tagihan kartu kredit disajikan sebagai bukti dalam persidangan mantan perdana menteri Malaysia, yang digulingkan dari kekuasaan pada Mei tahun lalu dan sekarang menghadapi puluhan tuduhan korupsi, penyelewengan dana dan penyalahgunaan kekuasaan terkait dengan dana pemerintah 1MDB.

Persidangan, terkait dengan penyalahgunaan dana tambahan yang disebut SRC, adalah yang pertama dari beberapa yang akan dihadapi Najib dalam beberapa bulan mendatang karena dugaan perannya dalam skandal itu.

Di bawah pengawasan Najib, ditaksir lebih dari US$ 4 miliar digelapkan dari 1MDB dan dihabiskan di seluruh dunia untuk mendanai film, kapal pesiar, real estat, dan pihak selebriti. 

Diduga sebanyak US$ 681 juta (£ 516 juta) masuk ke rekening bank pribadi Najib dan digunakan untuk mendanai kebiasaan belanja mewah Najib dan istrinya Rosmah Mansour. Najib dan Rosmah, yang juga menghadapi beberapa dakwaan.

Gaya hidup mewah Najib dan Rosmah adalah sumber dari banyak kebencian masyarakat Malaysia selama masa Najib sebagai perdana menteri. Bahkan dalam sebuah penggerebekan ditemukan setumpuk barang mewah senilai US$ 273 juta, termasuk 1.400 kalung , 567 tas tangan, 423 jam tangan, 2.200 cincin, 1.600 bros dan 14 tiara.

Najib membela pembelanjaan kartu kredit sebagai pembelian untuk keperluan resmi. "Pengeluaran ini untuk hadiah kepada anggota senior royalti pemerintah dan rombongan mereka yang memiliki hubungan baik dengan negara kita," tulis Najib dalam postingan Facebook Senin malam. 

Dia tidak menjelaskan kerajaan mana yang telah menerima perhiasan itu. "Adalah norma untuk memberikan hadiah kepada para pemimpin pemerintah lain," tambahnya.




TERBARU

×