kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Kasus baru melonjak, jumlah positif corona di Singapura salip Malaysia


Sabtu, 18 April 2020 / 15:09 WIB
ILUSTRASI. Warga memakai masker di Singapura. Singapura pada hari Sabtu mencatat adanya 942 kasus baru virus corona yang merupakan peningkatan harian terbesar. REUTERS/Edgar Su


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Sementara Malaysia menguji sekitar 11.500 orang per hari, dan pada akhir Maret telah melakukan sekitar 1.000 tes per 1 juta orang alias jauh lebih sedikit daripada Singapura.

“Dalam mencoba untuk menyingkirkan kasus-kasus tersebut, kami mencoba untuk membersihkan dan mensterilkan Singapura lagi," kata Leong, yang memperkirakan bahwa puncak kasus corona di Singapura kemungkinan akan datang 10 hingga 14 hari ke depan.

Baca Juga: Presiden Guatemala: Banyak migran pada penerbangan deportasi dari AS positif corona

Meskipun angka-angka utama tampak menakutkan, ia mengatakan mayoritas kasus Singapura dikunci di asrama, yang berarti risiko penularan ke komunitas lain sangatlah kecil.

Sementara Lim mengatakan bahwa Singapura kepadatan penduduk di Singapura membuatnya lebih rentan terhadap transmisi komunitas, meskipun jumlah kasus di masyarakat umum tampaknya telah stabil pada 32 infeksi baru per hari dalam seminggu terakhir.




TERBARU

[X]
×