kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kasus corona melonjak, Malaysia bisa perketat kembali Perintah Kontrol


Rabu, 13 Mei 2020 / 18:20 WIB
ILUSTRASI. Sebuah keluarga berlari di sebuah taman dekat Menara Kembar Petronas ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, setelah Perintah Kontrol Gerakan berlaku untuk melawan wabah penyakit virus corona baru (COVID-19), di Kuala Lumpur, Malaysia, 4 Me


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Pemerintah Malaysia bisa kembali memperketat Perintah Pengendalian Gerakan (MCO) setelah 18 Mei, jika ada lonjakan jumlah kasus baru virus corona.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan, 18 Mei akan menandai akhir dari masa inkubasi 14 hari sejak penerapan MCO bersyarat pada 4 Mei lalu.

“Kami sekarang mengamati situasi sehari-hari. Kami akan membuat keputusan di masa mendatang," katanya dalam konferensi pers, Rabu (13/5), seperti dikutip Reuters.

“Kami telah melihat hasil MCO, yang menunjukkan perataan kurva. Adapun MCO bersyarat, kami belum melihat hasilnya. Hasilnya akan mulai (menjadi lebih jelas) pada 18 Mei," ujar dia.

Baca Juga: Selamat, Thailand laporkan nol kasus baru corona sejak 9 Maret

Sesuai MCO bersyarat yang Perdana Menteri Muhyiddin Yassin umumkan pada 1 Mei, hampir semua sektor ekonomi boleh kembali beroperasi dengan kapasitas penuh, dengan prosedur operasi standar yang ketat, mulai 4 Mei.

Keputusan Perdana Menteri untuk mengurangi pembatasan mendapat kecaman, termasuk dari mantan Menteri Kesehatan Dzulkefly Ahmad yang mengatakan, itu terlalu cepat. Dan, mungkin ada gelombang kasus lain sebagai hasilnya.

“Jika (jumlah) kasus masih dalam kendali kami, (kami) dapat membuka lebih banyak sektor. Tetapi, jika kasus terus meningkat, maka kami harus membalikkan keputusan kami," kata Noor Hisham.

Dia menekankan, sekarang tergantung pada publik untuk memastikan hasil yang menguntungkan dari pelaksanaan MCO bersyarat.

Baca Juga: Saat pembatasan dilonggarkan, kasus corona di Singapura tembus 25.000




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×