kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.798   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.102   70,58   0,88%
  • KOMPAS100 1.143   11,20   0,99%
  • LQ45 827   6,00   0,73%
  • ISSI 287   3,49   1,23%
  • IDX30 431   4,02   0,94%
  • IDXHIDIV20 516   3,30   0,64%
  • IDX80 128   1,12   0,88%
  • IDXV30 140   0,97   0,70%
  • IDXQ30 140   0,90   0,65%

Kata WHO: 82% dari 17.000 kasus baru virus corona tergolong ringan


Sabtu, 08 Februari 2020 / 12:27 WIB
Kata WHO: 82% dari 17.000 kasus baru virus corona tergolong ringan
ILUSTRASI. Pertemuan Dewan Eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tentang pemutakhiran wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai, mayoritas kasus baru virus corona di China tergolong "ringan". Dari 17.000 kasus baru, sebanyak 82% masuk kategori ringan, 15% parah, dan 3% kritis, 

"Kami tahu, 2% atau kurang dari 2% sekarang dari kasus yang China laporkan (ke WHO) meninggal," kata kata Ahli Epidemiologi WHO Maria van Kerkhove di Jenewa, Jumat (7/2), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Setidaknya, 34.000 orang saat ini terinfeksi secara global oleh virus corona yang telah menewaskan lebih dari 700 orang, terutama di China.

Baca Juga: Kabar menggembirakan, jumlah yang sembuh dari virus corona 2.050 orang

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, beberapa negara masih belum berbagi data klinis tentang kasus-kasus virus yang terkonfirmasi, dan mendesak mereka untuk melakukannya "segera".

"Kita memiliki musuh bersama yang berbahaya dan yang bisa membawa pergolakan sosial, politik, dan ekonomi yang serius. Ini adalah waktu untuk melawannya bersama-sama," tegas Tedros di hadapan Dewan Eksekutif WHO, Jumat (7/2).

Tedros juga menunjukkan, pada Rabu (5/5) dan Kamis (6/2), jumlah kasus virus corona yang dilaporkan menurun. "Ini adalah kabar baik tetapi kami memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca, jumlahnya bisa naik lagi," ujarnya.

Baca Juga: Lampaui SARS, korban tewas virus corona di China bertambah jadi 722 orang

Ada penimbunan masker




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×