kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.114   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.070   32,27   0,53%
  • KOMPAS100 793   5,04   0,64%
  • LQ45 602   -0,73   -0,12%
  • ISSI 211   3,48   1,68%
  • IDX30 340   -0,51   -0,15%
  • IDXHIDIV20 423   -0,21   -0,05%
  • IDX80 91   0,48   0,53%
  • IDXV30 115   1,05   0,92%
  • IDXQ30 109   -0,04   -0,03%

Kekayaan Elon Musk Anjlok di Bawah US$400 Miliar untuk Pertama Kalinya pada 2025


Rabu, 12 Februari 2025 / 11:30 WIB
ILUSTRASI. Kekayaan bersih Elon Musk anjlok di bawah US$400 miliar untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir seiring dengan merosotnya harga saham Tesla. REUTERS/Adrees Latif


Sumber: NDTV | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kekayaan bersih Elon Musk anjlok di bawah US$400 miliar untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir, seiring dengan merosotnya harga saham Tesla Inc. yang mengalami penurunan dua digit.

Saham produsen kendaraan listrik tersebut telah jatuh 27% sejak mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada pertengahan Desember, yang sebelumnya didorong oleh harapan bahwa kedekatan Musk dengan Presiden Donald Trump akan membawa keuntungan bagi perusahaan.

Penurunan Saham Tesla dan Dampaknya terhadap Kekayaan Musk

Tesla mengalami pekan terburuk sejak awal Oktober, dengan sahamnya turun 11% dalam seminggu terakhir setelah melaporkan angka penjualan bulanan yang mengecewakan.

Baca Juga: Sam Altman Tolak Tawaran Fantastis Elon Musk, Pertarungan Masa Depan AI Memanas!

Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada penurunan ini meliputi:

  • Penurunan penjualan di pasar utama:
    • Jerman: Pengiriman mobil Tesla turun 59% ke level terendah sejak 2021.
    • China: Penjualan turun 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya, tertekan oleh persaingan ketat dari BYD Co.
  • Kinerja buruk di bursa saham: Saham Tesla jatuh untuk hari keempat berturut-turut dalam perdagangan di New York pada Senin, turun 3% menjadi US$350,73 per lembar saham.
  • Ekspektasi yang belum terealisasi: Investor berharap pemerintahan Trump akan memperkenalkan kebijakan yang menguntungkan Tesla, seperti perubahan subsidi kendaraan listrik dan regulasi kendaraan otonom. Namun, sejauh ini kebijakan tersebut belum terwujud.

Saham dan opsi Tesla masih menyumbang lebih dari 60% dari total kekayaan Musk, yang sebelumnya mencapai puncak US$486,4 miliar pada 17 Desember, berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×