kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,22   12,92   1.59%
  • EMAS1.026.000 -2,84%
  • RD.SAHAM 0.38%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Kepolisian Inggris: 39 orang yang tewas di dalam kontainer warga negara China


Kamis, 24 Oktober 2019 / 21:00 WIB
Kepolisian Inggris: 39 orang yang tewas di dalam kontainer warga negara China
Polisi menjaga lokasi truk yang berisi korban tewas di Grays, Essex, Inggris (23/10/2019).

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Kepolisian Inggris menyatakan, sebanyak 39 orang yang ditemukan tewas dalam sebuah kontainer truk di sebelah Timur London merupakan warga negara China.

"Kami sejak itu mengkonfirmasi bahwa delapan orang yang meninggal adalah wanita dan 31 orang pria dan semuanya diyakini warga negara Cina," kata Kepolisian Inggris, Kamis (23/10), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Para korban ditemukan dalam sebuah kontainer truk di Grays, sebelah Timur London, pada Rabu (23/10), tak lama setelah tiba dengan kapal feri dari Belgia.

Baca Juga: Parlemen ingin penundaan Brexit, Boris Johnson serahkan keputusan kepada Uni Eropa

Kepolisian Essex yang bekerja sama dengan Badan Imigrasi mengatakan, prioritas awal mereka adalah mencoba mengidentifikasi para korban, yang diperkirakan 38 orang dewasa dan satu remaja.

Kementerian Luar Negeri China menyebutkan, hari ini perwakilan dari Kedutaan Besar Cina untuk Inggris menuju ke kawasan industri tersebut untuk melakukan verifikasi.

"Staf Kedutaan China di Inggris sedang menuju ke lokasi untuk memverifikasi situasi ini," kata Kementerian Luar Negeri China melalui akun media sosial Weibo mereka.

Baca Juga: Boris Johnson Terus Mendorong Parlemen Menyetujui RUU Brexit

"Kami membaca dengan hati-hati laporan tentang kematian 39 orang di Essex, Inggris," tulis sebuah akun Twitter yang tidak terverifikasi yang dikaitkan dengan Duta Besar China untuk Inggris Liu Xiaoming.

"Kami dalam komunikasi yang intens dengan Kepolisian Inggris untuk mencari klarifikasi dan konfirmasi dari laporan yang relevan," imbuhnya.



TERBARU

[X]
×