kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Ketegangan meningkat, Kedubes desak warga AS segera tinggalkan Irak


Jumat, 03 Januari 2020 / 16:45 WIB
Ketegangan meningkat, Kedubes desak warga AS segera tinggalkan Irak
Pasukan Marinir menjaga Kedubes AS di Baghdad (2/1/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BAGHDAD. Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Baghdad mendesak semua warga negeri uak Sam untuk segera meninggalkan Irak.

Desakan Kedutaan Besar itu keluar beberapa jam setelah militer AS membunuh Pemimpin Pasukan Quds Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan udara, Jumat (3/1).

"Karena meningkatnya ketegangan di Irak dan kawasan, Kedutaan Besar mendesak warga AS untuk mematuhi Nasihat Perjalanan Januari 2020 dan segera meninggalkan Irak," kata Kedubes AS di Baghdad dalam pernyataan.

Baca Juga: Ini beragam reaksi terhadap pembunuhan Jenderal Iran Soleimani

"Warga AS harus meninggalkan Irak melalui udara sesegera mungkin, dan jika gagal melakukannya, pergi ke negara-negara lain melalui darat," imbuh Kedubes AS di Baghdad seperti dikutip Reuters.

Mayor Jenderal Qassem Soleimani tewas dalam serangan udara militer AS di Bandara Baghdad, Jumat (3/1) pagi. Menurut seorang juru bicara milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis yang juga penasihat Soleimani ikut tewas dalam serangan itu.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×