kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Kewalahan, rumahsakit swasta di Manila tak lagi terima pasien virus corona


Jumat, 27 Maret 2020 / 21:46 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria berjalan di jalan kosong di kawasan pusat bisnis ketika pemerintah menerapkan karantina komunitas yang sangat ketat di pulau utama Luzon untuk membendung virus corona baru di Makati City, Metro Manila, Filipina, 17 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MANILA. Rumahsakit swasta di Manila, Ibu Kota Filipina, telah berhenti menerima pasien virus corona baru di saat jumlah penderita dan orang yang akan melakukan tes Covid-19 melonjak.

Filipina melaporkan infeksi yang relatif lebih sedikit dibanding banyak negara lain di Asia Tenggara. Tetapi, para ahli medis mengatakan, alat uji yang minim menunjukkan skala epidemi tidak terdeteksi.

"Ini seperti masa perang," kata Eugenio Ramos, seorang dokter dan Kepala The Medical City, rumahsakit swasta di Manila, yang termasuk rumahsakit pertama yang menolak pasien virus corona, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Kekang virus corona, Thailand perintahkan fasilitas publik dan bisnis tutup

The Medical City telah merawat lebih dari 1.000 orang yang takut mereka menderita virus corona. Dan, saat ini merawat lebih dari 100 pasien suspect Covid-19, dengan 14 di antaranya dalam perawatan intensif.

"Semakin banyak orang akan datang, banyak orang yang ketakutan, beberapa dari mereka sudah dalam tahap lanjut," kata Ramos yang menambahkan, banyak orang yang seharusnya berada di unit perawatan intensif hanya mendapat oksigen tabung untuk menjaga mereka tetap hidup.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×