kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kian mencekam, kapal perang rudal AS kembali tantang Tiongkok di Laut China Selatan


Jumat, 29 Mei 2020 / 06:22 WIB
ILUSTRASI. Kapal Induk AS di Laut China Selatan. Australia Department Of Defence/Handout via REUTERS 


Sumber: South China Morning Post,Businessinsider,CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Departemen Pertahanan mengatakan dalam sebuah pernyataan baru-baru ini bahwa pihaknya prihatin dengan meningkatnya, aktivitas oportunistik oleh (Republik Rakyat Tiongkok) untuk memaksa negara-negara tetangganya dan menekan klaim maritimnya yang melanggar hukum di Laut China Selatan, sementara wilayah dan dunia difokuskan tentang mengatasi pandemi COVID-19. 

Baca Juga: AS kirim 7 kapal selam yang dipersenjatai torpedo & rudal tomahawk ke Indo-Pasifik

Sementara, China telah mengkritik AS karena menimbulkan masalah di Laut Cina Selatan dan menyebabkan ketidakstabilan regional.

Menanggapi hal itu, Pentagon berpendapat, "Tindakan kami di kawasan ini adalah untuk mempromosikan stabilitas regional, menghalangi agresi China, dan memberikan jaminan bagi sekutu dan mitra kami sehingga mereka dapat berdiri bersama kami dan satu sama lain dalam menentang paksaan China."

AS telah menekankan bahwa mereka berniat untuk tetap menjaga kehadiran mereka secara permanen di Laut China Selatan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×