kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.058   58,00   0,32%
  • IDX 5.730   -210,77   -3,55%
  • KOMPAS100 758   -27,46   -3,50%
  • LQ45 573   -16,40   -2,78%
  • ISSI 199   -7,27   -3,53%
  • IDX30 325   -8,75   -2,62%
  • IDXHIDIV20 404   -8,46   -2,05%
  • IDX80 86   -2,88   -3,24%
  • IDXV30 110   -3,37   -2,97%
  • IDXQ30 105   -2,52   -2,33%

Kian mencekam, kapal perang rudal AS kembali tantang Tiongkok di Laut China Selatan


Jumat, 29 Mei 2020 / 06:22 WIB
ILUSTRASI. Kapal Induk AS di Laut China Selatan. Australia Department Of Defence/Handout via REUTERS 


Sumber: South China Morning Post,Businessinsider,CNN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Departemen Pertahanan mengatakan dalam sebuah pernyataan baru-baru ini bahwa pihaknya prihatin dengan meningkatnya, aktivitas oportunistik oleh (Republik Rakyat Tiongkok) untuk memaksa negara-negara tetangganya dan menekan klaim maritimnya yang melanggar hukum di Laut China Selatan, sementara wilayah dan dunia difokuskan tentang mengatasi pandemi COVID-19. 

Baca Juga: AS kirim 7 kapal selam yang dipersenjatai torpedo & rudal tomahawk ke Indo-Pasifik

Sementara, China telah mengkritik AS karena menimbulkan masalah di Laut Cina Selatan dan menyebabkan ketidakstabilan regional.

Menanggapi hal itu, Pentagon berpendapat, "Tindakan kami di kawasan ini adalah untuk mempromosikan stabilitas regional, menghalangi agresi China, dan memberikan jaminan bagi sekutu dan mitra kami sehingga mereka dapat berdiri bersama kami dan satu sama lain dalam menentang paksaan China."

AS telah menekankan bahwa mereka berniat untuk tetap menjaga kehadiran mereka secara permanen di Laut China Selatan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×