kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Kim Jong Un Kirim Pesan Simpati kepada Putin atas Aksi Pembantaian di Moskow


Senin, 25 Maret 2024 / 06:46 WIB
Kim Jong Un Kirim Pesan Simpati kepada Putin atas Aksi Pembantaian di Moskow
ILUSTRASI. Kim Jong Un mengirim pesan simpati kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas pembantaian yang terjadi di gedung konser Moskow. Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengirim pesan simpati kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas pembantaian yang terjadi di gedung konser Moskow. 

Mengutip Reuters yang melansir kantor berita negara KCNA pada Minggu (24/3/2024), Kim mengatakan, tidak ada yang bisa membenarkan "terorisme keji" terhadap nyawa manusia.

"Kim menyatakan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Putin dan rakyat Rusia, para korban dan keluarga mereka atas berita banyaknya korban jiwa yang disebabkan oleh serangan teroris skala besar di wilayah Moskow," kata KCNA.

Pesan tersebut, yang menurut KCNA dikirimkan pada hari Sabtu, mengatakan pemerintah DPRK secara konsisten menentang segala jenis terorisme dan tidak ada yang dapat membenarkan terorisme keji yang mengancam kehidupan manusia.

DPRK adalah kependekan dari nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea.

Kim dan Putin telah menunjukkan persahabatan pribadi yang berkembang ketika hubungan kedua negara tumbuh dalam beberapa bulan terakhir setelah kunjungan pemimpin Korea Utara ke wilayah timur jauh Rusia tahun lalu dan bantuan senjata Pyongyang untuk Moskow dalam perangnya dengan Ukraina.

Baca Juga: Kim Jong Un Awasi Latihan Penembakan dengan Peluncur Roket Ganda Super-Besar

Mengutip ABC News, Komite Investigasi Rusia pada Minggu mengumumkan, korban tewas dalam serangan teror di Balai Kota Crocus Moskow telah meningkat menjadi 137 orang, termasuk tiga anak-anak.

Hingga kini, operasi pencarian terus berlanjut untuk menemukan mayat-mayat di bawah reruntuhan.

Presiden Rusia Vladimir Putin diberitahu pada hari Sabtu bahwa empat tersangka pria bersenjata yang bertanggung jawab atas serangan itu ditangkap di dekat perbatasan barat Rusia dengan Ukraina, kantor berita Rusia melaporkan.

Baca Juga: Kim Jong Un Kendarai Mobil Hadiah dari Putin untuk Awasi Latihan Perang

Tujuh orang lainnya telah ditahan dan pencarian kaki tangan lainnya masih berlangsung.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan pada Jumat malam, di mana sejumlah pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah penonton konser di salah satu kompleks hiburan terbesar di Moskow. Para penyerang kemudian membakar kompleks tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×