kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kim Jong Un Serukan Pasukan Militer Latihan Intensif untuk Perang


Jumat, 10 Maret 2023 / 05:55 WIB


Sumber: KCNA,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan militer untuk mengintensifkan latihan untuk perang nyata, menurut laporan media pemerintah.

Mengutip Reuters, Jumat (10/3), Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek di lepas pantai barat pada Kamis (9/3), menurut militer Korea Selatan. Kini Korea Selatan tengah menganalisis kemungkinan bahwa Korea Utara telah meluncurkan beberapa rudal secara bersamaan dari area yang sama.

Foto-foto yang dirilis oleh kantor berita Korea Utara KCNA menunjukkan setidaknya enam rudal ditembakkan pada waktu yang bersamaan.

KCNA mengatakan sebuah unit yang dilatih untuk misi penyerangan menembakkan tendangan yang kuat ke perairan yang ditargetkan dan menunjukkan kemampuannya untuk melawan perang yang sebenarnya.

Baca Juga: Makin Panas, Korea Utara Memperingatkan AS Tidak Menembak Jatuh Rudal Uji Coba

“(Kim) menekankan bahwa sub-unit penyerang api harus dipersiapkan secara ketat untuk kesempurnaan terbesar dalam menjalankan dua misi strategis, yaitu pertama untuk mencegah perang dan kedua untuk mengambil inisiatif dalam perang, dengan terus mengintensifkan berbagai latihan simulasi. untuk perang nyata ...," kata KCNA.

Kim ditemani putrinya yang masih kecil yang baru-baru ini muncul dalam serangkaian acara besar.

Peluncuran rudal terbaru terjadi ketika Amerika Serikat dan Korea Selatan akan memulai latihan militer skala besar yang dikenal sebagai latihan Freedom Shield minggu depan. 
Korea Utara telah lama marah pada latihan sekutu sebagai latihan untuk invasi.

Awal pekan ini, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim, Kim Yo Jong, mengatakan awal pekan ini setiap langkah untuk menembak jatuh salah satu rudal uji cobanya akan dianggap sebagai deklarasi perang dan menyalahkan latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan atas meningkatnya ketegangan.

Komando Indo-Pasifik AS mengatakan peluncuran rudal terbaru tidak menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat atau sekutunya, tetapi senjata pemusnah massal dan program rudal balistik Pyongyang memiliki efek destabilisasi di kawasan tersebut.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×