kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Komisi Perdagangan AS meminta data akuisisi dari Google, Amazon.com, Apple, Facebook


Rabu, 12 Februari 2020 / 06:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Federal Trade Commission (Komisi Perdagangan AS) mengeluarkan perintah khusus untuk unit Google Alphabet Inc, Amazon.com, Apple Inc, Facebook Inc dan Microsoft Corp untuk memberikan informasi tentang merger yang terlalu kecil untuk dilaporkan kepada regulator anti korupsi.

Mengutip Reuters, Rabu (12/2), pertanyaan muncul ketika Departemen Kehakiman, FTC, jaksa agung negara bagian dan Komite Kehakiman DPR sedang menyelidiki platform teknologi besar untuk kemungkinan perilaku anti persaingan. Mereka dituduh menggunakan kekuatan mereka untuk mempertahankan pangsa pasar secara tidak adil atau berekspansi ke pasar yang berdekatan.

Baca Juga: Waduh, induk usaha Google terdepak dari klub US$ 1 triliun

Sebagian besar kritik difokuskan pada kesepakatan besar seperti akuisisi Facebook atas Instagram dan pembelian Whole Foods dari Amazon, tetapi perusahaan-perusahaan tersebut juga telah menghabiskan miliaran untuk perusahaan yang lebih kecil, secara dramatis mengubah lanskap kompetitif di sektor teknologi.

Ketua FTC Simons mengatakan pemberitahuan yang dikeluarkan untuk perusahaan Big Tech itu dimaksudkan untuk penelitian, tetapi dapat mengarah pada tindakan penegakan hukum.

"Jika selama penelitian kami melihat bahwa ada transaksi yang bermasalah... kami bisa kembali dan memulai tindakan penegakan untuk menangani transaksi tersebut," kata Simons.

Simons menambahkan, pemberitahuan itu tidak dimaksudkan sebagai peringatan bagi perusahaan, tetapi dirancang untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah yang membutuhkan lebih banyak penegakan antimonopoli.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×