CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Korea Selatan beri lampu hijau bagi Boeing 737 MAX kembali terbang


Minggu, 21 November 2021 / 09:23 WIB
Korea Selatan beri lampu hijau bagi Boeing 737 MAX kembali terbang
ILUSTRASI. Pesawat Boeing 737 MAX. REUTERS/Lindsey Wasson -/File Photo


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Satu per satu, beberapa negara kembali mengijinkan pesawat miliki Boeing dengan tipe Boeing 737 MAX untuk digunakan kembali. Terbaru, ada Korea Selatan yang akan mulai mengijinkan pesawat tersebut terbang lagi mulai 22 November 2021.

Seperti diketahui, jenis pesawat tersebut telah dilarang terbang sejak Maret 2019 lalu. Menyusul, dua kecelakaan dari jenis pesawat tersebut yang memakan banyak korban di Indonesia dan Ethiopia.

Mengutip Reuters (21/11), Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah memutuskan untuk mengizinkan dimulainya kembali operasi 737 MAX setelah memantau data keselamatan dan penerbangan dari pesawat 737 MAX negara lain sejak akhir 2020.

Baca Juga: Rusia siapkan sistem pertahanan udara S-550 yang diklaim mampu menahan ledakan nuklir

Namun, kementerian akan terus memperkuat inspeksi keselamatan untuk pesawat 737 MAX, seperti memberikan panduan untuk meningkatkan kelaikan udara dan memeriksa pendidikan dan pelatihan pilot secara menyeluruh.

Sebelumnya, Singapore Airlines Ltd juga berencana melanjutkan penerbangan Boeing 737 MAX sebelum akhir tahun. Hal ini menyusul lampu hijau dari Regulator penerbangan Singapura yang memperbolehkan penerbangan kembali Boeing 737 MAX sejak September lalu.

Saat ini, negara-negara Asia Pasifik yang telah menyetujui kembalinya Boeing 737 MAX untuk terbang, antara lain Singapura, Malaysia, India, Jepang, Australia, dan Fiji. Namun, ada juga negara-negara yang masih belum memberikan lampu hijau seperti Indonesia dan China.

Selanjutnya: Alibaba cs kena denda lagi dari regulator, kali ini soal monopoli

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×