kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,81   2,76   0.34%
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Bikin Jepang berang, Korea Selatan gelar latihan militer di Pulau Dokdo pekan ini


Senin, 14 Juni 2021 / 10:07 WIB
Bikin Jepang berang, Korea Selatan gelar latihan militer di Pulau Dokdo pekan ini
ILUSTRASI. Pulau Dokdo atau oleh Jepang disebut sebagai Pulau Takeshima yang sampai saat ini kepemilikannya masih diperebutkan Korea Selatan dan Jepang.

Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Perseteruan antara Korea Utara dan Jepang semakin panas. Setelah baru-baru ini Jepang mengklaim Pulau Dokdo, kini Korea Selatan berencana menggelar latihan militer tahunan di dan sekitar pulau yang berada di bagian paling timur negara tersebut.

Berdasarkan sumber Yonhap, latihan militer yang bertajuk Latihan Perlindungan Wilayah Laut Timur ini, dijadwalkan berlangsung mulai Selasa (15/6). Latihan militer ini akan melibatkan Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Penjaga Pantai, kata sumber-sumber pemerintah dan militer.

Korps Marinir tidak akan bergabung dengan program tahun ini, karena tidak ada latihan pendaratan yang akan dilakukan, kata sumber tersebut. Selain itu, latihan militer ini akan dilakukan dengan cara meminimalkan kontak langsung mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Sebagai latihan bersama reguler, latihan yang akan datang ditujukan untuk menanggapi ancaman terhadap wilayah, orang, dan properti kami," kata seorang pejabat militer.

Korea Selatan meluncurkan latihan Dokdo pada tahun 1986. Sejak tahun 2003, Korea Selatan biasanya mengadakan pelatihan dua kali setahun, biasanya pada bulan Juni dan Desember, untuk menangkis kemungkinan penyusupan pihak asing di daerah tersebut.

Tahun lalu, militer menggelar latihan dua kali, tetapi latihan itu diketahui publik terlambat karena pihak berwenang tidak mengungkapkan rinciannya dalam sebuah langkah nyata untuk menghindari ketegangan yang semakin parah dengan Jepang.

Baca Juga: Makin panas, Korea Selatan protes keras klaim terbaru Jepang atas Pulau Dokdo

Sebagai protes terhadap latihan reguler, Jepang membatalkan pembicaraan yang disepakati antara Presiden Moon Jae-in dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga selama pertemuan Kelompok Tujuh (G7) di Inggris pekan lalu, kata seorang pejabat kementerian luar negeri di Seoul.

Hubungan bilateral antara Seoul dan Tokyo telah berada di salah satu pasang surut terendah dalam beberapa tahun terakhir karena masalah bersejarah dan diplomatik yang telah meluas ke bidang ekonomi dan militer.

Jepang telah berulang kali mengajukan klaim teritorial ke Dokdo, meskipun Korea Selatan telah secara efektif mengendalikan pulau-pulau itu dengan detasemen polisi kecil sejak pembebasannya dari pemerintahan kolonial Jepang pada tahun 1945.

Tetapi upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral telah dilakukan ketika Amerika Serikat berusaha untuk memperkuat hubungan keamanan trilateral dengan Seoul dan Tokyo untuk melawan China dan Korea Utara dengan lebih baik.

 

Selanjutnya: Sepakat dengan Putin, Biden sebut hubungan AS-Rusia ada di titik terendah

 




TERBARU

[X]
×