kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Korea Utara pamerkan rudal terbesar dan uji coba rudal balistik dari kapal selam?


Sabtu, 19 September 2020 / 10:01 WIB
Korea Utara pamerkan rudal terbesar dan uji coba rudal balistik dari kapal selam?
ILUSTRASI. Rudal balistik antarbenua terlihat di parade militer akbar merayakan ulang tahun ke-70 berdirinya Tentara Rakyat Korea di Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang, dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Korea Utara, 9 Februari 2018.

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan sedang mengamati tanda-tanda Korea Utara akan mengungkap senjata baru atau menguji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM), setelah kesibukan aktivitas terdeteksi di pangkalan militer utama.

Mengutip Reuters, formasi pasukan terlihat berlatih, yang mungkin untuk persiapan parade militer besar pada 10 Oktober, peringatan 75 tahun Partai Buruh yang berkuasa. Beberapa pengamat mengatakan, Korea Utara mungkin menampilkan rudal terbesarnya untuk pertama kalinya sejak 2018.

Hanya memang, analis citra satelit dan pejabat keamanan Korea Selatan menyebutkan, sejauh ini tidak ada bukti konklusif dari peluncuran senjata baru maupun SLBM yang akan datang. 

Tapi, setelah beberapa topan menghantam Korea Utara pada awal September, foto satelit menunjukkan kesibukan di galangan kapal Sinpo di Selatan Korea Utara. Termasuk, di cekungan tempat tongkang yang digunakan dalam peluncuran rudal bawah air sebelumnya berlabuh.

Baca Juga: Korea Utara punya sejumlah kecil senjata nuklir, AS: Kemampuannya bisa ancam Amerika

"Kami sedang memantau perkembangan, karena ada kemungkinan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam akan dilakukan di sana menggunakan peralatan ejeksi, segera setelah perbaikan selesai," kata Won In-choul, calon Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, minggu ini, seperti dikutip Reuters.

Pejabat Korea Selatan lainnya telah menyuarakan pernyataan yang lebih hati-hati, termasuk Menteri Pertahanan Korea Selatan yang baru menjabat Jenderal Suh Wook. Ia mengatakan pada Senin (14/9), tes SLBM tidak mungkin karena terlalu sedikit waktu untuk mempersiapkan menjelang peringatan hari jadi Partai Buruh.



TERBARU

[X]
×