kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.874   28,00   0,17%
  • IDX 8.960   22,95   0,26%
  • KOMPAS100 1.235   6,28   0,51%
  • LQ45 872   3,56   0,41%
  • ISSI 326   1,92   0,59%
  • IDX30 442   2,43   0,55%
  • IDXHIDIV20 520   3,27   0,63%
  • IDX80 137   0,75   0,55%
  • IDXV30 145   0,95   0,66%
  • IDXQ30 142   1,07   0,76%

Korea Utara Yakin, Perjanjian dengan Rusia Menjamin Perdamaian & Keamanan Eurasia


Kamis, 24 April 2025 / 15:25 WIB
Korea Utara Yakin, Perjanjian dengan Rusia Menjamin Perdamaian & Keamanan Eurasia
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berpose untuk sebuah foto selama upacara penandatanganan setelah pembicaraan bilateral di Pyongyang, Korea Utara, 19 Juni 2024. Sputnik/Kristina Kormilitsyna/Kremlin via REUTERS


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Korea Utara sangat meyakini bahwa lahirnya perjanjian dengan Rusia bisa menjamin terciptanya perdamaian dan keamanan di kawasan Eurasia.

Pernyataan tersebut muncul dalam surat kabar nasional mereka, Rodong Simun, pada hari Kamis (24/4/2025), sehari sebelum Korea Utara memperingati ulang tahun keenam pertemuan puncak pertama antara Kim Jong Un dan Vladimir Putin di Vladivostok.

"Persahabatan Korea Utara-Rusia, yang semakin diperkuat melalui ujian sejarah yang rumit, telah memasuki masa kejayaan baru hari ini di bawah perhatian khusus," ungkap tulis Rodong Simun mengutip pesan Kim Jong Un.

Baca Juga: Kim Jong Un Peringatkan Amerika Serikat soal Ancaman Perang Termonuklir

Kim menjelaskan bahwa pertemuan puncak pertama Kim-Putin sebagai titik balik yang mengangkat dan memperkaya persahabatan antara kedua negara tetangga.

Mengutip Yonhap, surat kabar nasional tersebut juga menyebut pertemuan bersejarah itu sebagai peristiwa "terobosan" yang memperbarui hubungan bilateral untuk memenuhi tuntutan waktu, sekaligus menjadi landasan kokoh dalam pengembangan persahabatan kedua negara.

Hubungan Korea Utara dan Rusia terasa semakin erat sejak kedua pemimpin negara menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Pyongyang pada bulan Juni tahun 2024.

Baca Juga: Trump: Lebih Sulit Berurusan dengan Ukraina Daripada Rusia

Sejak saat itu pula, Korea Utara diduga telah mengerahkan pasukan untuk mendukung perang Rusia melawan Ukraina.

Dalam pernyataan hari Kamis, Korea Utara mengklaim perjanjian tersebut menciptakan "jaminan ketergantungan" untuk menjaga perdamaian dan keamanan di benua Eurasia.

Dalam perjanjian bulan Juni 2024, terdapat klausul pertahanan bersama jika terjadi agresi terhadap salah satu negara.

"Perjanjian kemitraan komprehensif yang ditandatangani hari ini menyediakan, antara lain, bantuan timbal balik jika terjadi agresi terhadap salah satu pihak dalam perjanjian ini," kata Putin saat itu.

Tonton: Ekonomi Bergejolak, Sudah 48 Negara Minta Bantuan IMF




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×